Tengkawang, Emas Hijau Kalbar untuk ekonomi berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiktisaintek bersama dengan Rektor Untan mengunjungi Stand olahan dari Buah Tengkawang di lokasi UPA Perpustakaan Untan

i

Mendiktisaintek bersama dengan Rektor Untan mengunjungi Stand olahan dari Buah Tengkawang di lokasi UPA Perpustakaan Untan

KLIKAMPUS – Pontianak, Buah tengkawang atau dikenal juga dengan illipe butter kini semakin mendapat perhatian sebagai bahan alami untuk produk kosmetik. Minyak yang dihasilkan dari biji tengkawang kaya akan asam lemak baik seperti asam stearat dan oleat, sehingga bermanfaat sebagai pelembap alami, membantu regenerasi sel kulit, meningkatkan elastisitas, serta memberikan hidrasi jangka panjang. Tak hanya itu, kandungan antioksidan dan sifat penyembuhan pada minyak tengkawang menjadikannya alternatif alami yang berkelanjutan untuk berbagai produk kecantikan seperti lipstik, losion, kondisioner, hingga perawatan kulit.

Hal tersebut mendorong Arcia untuk memamerkan hasil produknya dalam kegiatan Equator Architecture Forum (E.A.F) yang berlokasi di UPA Perpustakaan Universitas Tanjungpura. Dalam kesempatan tersebut, Mendiktisaintek Prof. Dr. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., didampingi Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si melihat dari dekat produk olahan Buah Tengkawang.

Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, SH., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pemanfaatan tengkawang sebagai produk bernilai tinggi. Menurutnya, pengembangan berbasis kearifan lokal ini sejalan dengan misi perguruan tinggi dalam mendorong riset dan inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Mendiktisaintek Hadiri Rakernas APTARI UNTAN 2025

Baca Juga:  Wamen HAM Mugiyanto Ajak Mahasiswa UPB Pontianak Jadi Penggerak HAM Digital

“Pemanfaatan tengkawang tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga bagian dari menjaga kelestarian lingkungan dan identitas Kalbar sebagai daerah yang kaya keanekaragaman hayati,” ungkap Garuda, Rabu 17 September 2025.

Owner sekaligus Founder Arcia, Hadi Susanto, menjelaskan bahwa pohon tengkawang merupakan tumbuhan endemik Kalimantan Barat yang perlu dijaga kelestariannya agar tidak punah akibat penebangan liar.

“Inovasi pengembangan buah tengkawang yang selama ini dianggap tak bernilai justru dapat menjadi potensi besar bagi masyarakat untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Produk olahan dari buah tengkawang sangat beragam, mulai dari kosmetik, pangan, hingga obat-obatan.

“Keunggulan kosmetik berbahan dasar tengkawang terletak pada efektivitasnya, di mana hanya dengan pemakaian sedikit sudah mampu memberikan hasil yang maksimal. Produk kosmetik Arcia berbahan tengkawang sendiri telah mengantongi izin edar dari BPOM dengan kisaran harga mulai Rp 25ribu hingga ratusan ribu rupiah, dan saat ini telah dipasarkan baik di tingkat lokal maupun nasional.” Jelasnya.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, pengembangan olahan buah tengkawang tidak hanya berkontribusi pada dunia kecantikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengangkat ekonomi masyarakat Kalimantan Barat melalui pemanfaatan kearifan lokal yang berkelanjutan. (ian)

Penulis : Ian

Editor : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alumni Magister Hukum UNTAN Dorong Akses Keadilan, Satarudin Pimpin IKA MH Periode 2026–2029
Kolaborasi UNTAN–BAPPERIDA Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak
Perkuat Literasi Data Mahasiswa, Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis
PPIBT Untan Masuk 15 Inkubator Terpilih Nasional, Siap Perkuat Koperasi Desa Merah Putih Sektor Pangan
FK Untan Serahkan Buku “Manajemen Kesehatan Terpadu dalam Penanggulangan Bencana Banjir”
Silaturahim Ramadan Untan, Perkuat Kualitas dan Integritas SDM Menuju Universitas Unggul dan Berdaya Saing
Pemkot Pontianak–UMP Perpanjang Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan
Pojok Statistik UNTAN Gelar Edukasi Literasi Data Series 2: Optimalisasi Data BPS untuk Riset Kebijakan Kalimantan Barat
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:04 WIB

Alumni Magister Hukum UNTAN Dorong Akses Keadilan, Satarudin Pimpin IKA MH Periode 2026–2029

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Kolaborasi UNTAN–BAPPERIDA Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak

Kamis, 16 April 2026 - 08:29 WIB

Perkuat Literasi Data Mahasiswa, Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis

Sabtu, 11 April 2026 - 06:01 WIB

PPIBT Untan Masuk 15 Inkubator Terpilih Nasional, Siap Perkuat Koperasi Desa Merah Putih Sektor Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:57 WIB

FK Untan Serahkan Buku “Manajemen Kesehatan Terpadu dalam Penanggulangan Bencana Banjir”

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Warkop Asiang

Info Kalbar/Pontianak

Menko Polkam Puji Suasana Pontianak yang Nyaman

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:25 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan.

Info Kalbar/Pontianak

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:48 WIB