Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama ketua dan panitia kegiatan

i

Foto bersama ketua dan panitia kegiatan

KLIKAMPUS – Pontianak, Dalam rangkaian Dies Natalis ke-67 Universitas Tanjungpura (Untan), Klinik Pratama Untan menggelar berbagai kegiatan kesehatan masyarakat bertajuk Optimalisasi Sinergi Kesehatan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Bakti Sosial Terpadu Tahun 2026 yang dipusatkan di Gedung Auditorium Untan, Sabtu (9/5/26). Kegiatan ini kolaborasi anatara Klinik Pratama Untan bersama IDI wilayah Kalbar dan IDI cabang kota Pontianak dan PDUI cabang Kalimantan Barat, dengan Ketua Panitia Ners Muhammad Imranur Ridho S.kep.

Berbagai layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut, di antaranya khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan lansia, pemeriksaan antropometri anak panti, serta donor darah.

Penanggung jawab kegiatan, dr. Eko Rustianto Suhardiman mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian Untan kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya antara dunia pendidikan dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan tenaga kesehatan agar dapat hadir langsung memberikan dampak positif di tengah masyarakat.

“Ini suatu program yang sangat baik karena mampu mengkolaborasikan berbagai sektor. Khususnya meningkatkan peran akademisi Universitas Tanjungpura untuk melakukan kerja nyata kepada masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan semata, namun juga mendukung program nasional, salah satunya melalui pemeriksaan antropometri untuk penyaringan masalah gizi pada anak-anak.

Baca Juga:  Untan Raih Predikat Unggul pada SIMKATMAWA 2025, Komitmen Penguatan Layanan Kemahasiswaan Terus Ditingkatkan

“Kita menyiapkan big data dalam penyaringan masalah anak-anak yang mengalami gangguan gizi. Harapannya program yang terintegrasi ini bisa menjadi titik awal menyatukan dunia pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Eko mengungkapkan bahwa program pelayanan kesehatan terpadu ini ke depan juga akan dikembangkan ke wilayah Tohok yang saat ini tengah berkembang dengan aktivitas pertambangan dan program ketahanan pangan.

Ia menyebut Untan memiliki lahan cukup luas di wilayah tersebut yang direncanakan untuk pengembangan sektor pertanian, termasuk penanaman padi dan tanaman pangan lainnya.

“Nantinya akademisi dan tenaga kesehatan akan turun langsung memberikan pelayanan kesehatan di sana. Kita juga ingin mengantisipasi dampak negatif dari pembukaan lahan tambang terhadap masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi akibat pertambangan tentu harus diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Karena itu, pihaknya akan menghadirkan program kesehatan yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan gizi buruk hingga pelayanan kesehatan untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin muncul akibat aktivitas tambang.

“Selama ini kesehatan, pendidikan, dan sektor lainnya berjalan sendiri-sendiri. Sekarang kita mencoba mengintegrasikan semuanya melalui peran universitas dan tenaga kesehatan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung,” pungkasnya.

Penulis : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Pratama UNTAN Luncurkan Layanan Medical Check Up, Siap Jadi Mitra Kesehatan Masyarakat dan Dunia Usaha di Kalbar
Pemkot Pontianak dan UNU Kalbar Perkuat Kerja Sama Tridarma Perguruan Tinggi
Rektor Untan Nahkodai Forum Rektor Indonesia 2025–2026, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Nasional
Jurusan Manajemen FEB UNTAN Pertama di Untan Terakreditasi Unggul Sekaligus Internasional
KORPRI UNTAN Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
Untan Kukuhkan Sembilan Guru Besar Baru, Perkuat Inovasi dan Hilirisasi Riset untuk Masyarakat
Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Rusunawa UNTAN dan SBM ITB Dorong Mahasiswa Berpikir Sistemik
Akademisi Untan: UMKM Kalbar Harus Adaptif Hadapi Perlambatan Ekonomi Global dan Disrupsi Teknologi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:34 WIB

Klinik Pratama UNTAN Luncurkan Layanan Medical Check Up, Siap Jadi Mitra Kesehatan Masyarakat dan Dunia Usaha di Kalbar

Senin, 13 Juli 2026 - 11:53 WIB

Pemkot Pontianak dan UNU Kalbar Perkuat Kerja Sama Tridarma Perguruan Tinggi

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:50 WIB

Rektor Untan Nahkodai Forum Rektor Indonesia 2025–2026, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:10 WIB

Jurusan Manajemen FEB UNTAN Pertama di Untan Terakreditasi Unggul Sekaligus Internasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:03 WIB

KORPRI UNTAN Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 25 Tahun 2026 tentang larangan pengunaan LPG Tabung 3kg Bersubsidi.

Info Kalbar/Pontianak

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Jul 2026 - 11:53 WIB

foto bersama kepala bank kalbar bersama dengan gubernur kalbar

Info Kalbar/Pontianak

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:55 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi durian di Pameran Flora dan Fauna.

Info Kalbar/Pontianak

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:50 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pendapatnya pada Rapat Koordinasi Pembahasan Kebijakan Penerimaan dan Pengalokasian Dana Transfer ke daerah dalam APBN.

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:46 WIB