Hutan Arboretum Sylva Untan, Paru-Paru Hijau Pontianak Penyangga Iklim dan Kesehatan Warga

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kawasan hutan aboretum sylva Untan yang masih asri dan terjaga kelestariannya

i

kawasan hutan aboretum sylva Untan yang masih asri dan terjaga kelestariannya

KLIKAMPUS – Pontianak, Keberadaan hutan di kawasan Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura (Untan) menjadi aset penting bagi Kota Pontianak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan luasan mencapai sekitar 3,48 hektar, kawasan ini berperan sebagai paru-paru hijau perkotaan yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan kesehatan bagi warga, Terdapat kurang lebih 1000 spesies Flora yang hidup dsisini.

Di tengah meningkatnya suhu udara dan berkurangnya ruang terbuka hijau di perkotaan, hutan Arboretum Sylva Untan memiliki fungsi strategis sebagai mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Pepohonan yang tumbuh di kawasan ini mampu menyerap karbon dioksida (CO₂) melalui proses fotosintesis, sehingga membantu menekan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

Selain itu, keberadaan vegetasi yang rapat juga efektif dalam mengurangi efek pulau panas perkotaan (urban heat island). Melalui naungan alami dan proses evapotranspirasi, hutan kota dapat menurunkan suhu udara secara signifikan, bahkan hingga 8 derajat Celsius, menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman di tengah kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi adaptasi perubahan iklim, hutan Arboretum Sylva Untan berperan penting dalam mengelola air hujan. Vegetasi hutan mampu menyerap air, mengurangi limpasan permukaan, serta mencegah erosi tanah yang berpotensi memicu genangan dan banjir. Fungsi ini menjadikan kawasan hutan kota sebagai penyangga alami stabilitas tanah dan air di wilayah perkotaan.

Baca Juga:  HUT ke-79 BPK RI, Tim Untan Raih Juara Pool Babak Penyisihan Tenis Meja Antar Instansi

Tak hanya itu, hutan kota juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas udara dengan menyaring polutan serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan masyarakat. Keberadaan ruang hijau ini turut mendukung keanekaragaman hayati, menjadi habitat bagi berbagai jenis burung dan satwa kecil yang memperkaya ekosistem perkotaan.

Salah seorang warga Kota Pontianak, Imam mengatakan bahwa hutan kota di area Arboretum Sylva Untan sangat bermanfaat, terutama bagi kesehatan.

“Kawasan ini memberikan suasana sejuk dan indah, sangat membantu warga untuk melepas penat sekaligus menjaga kesehatan,” ujarnya, Rabu 14 Januari 2026.

Hal senada disampaikan Dina Rosita, warga Pontianak lainnya, yang berharap kawasan hutan kota tersebut dapat terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, area Sylva Arboretum Untan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, seperti jogging, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang positif.

”Saya sering joging dikawasan ini untuk sekedar menghirup udara bersih serta melihat hutan – hutan yang berada di kawasan hutan Arboretum Sylva Untan. Semoga kedepan, kawasan hutan ini dapat  terus terpelihara dan jadi tempat wisata bagi masyarakat kota pontianak.” pungkasnya.

Dengan segala manfaat yang dimilikinya, hutan Arboretum Sylva Untan tidak hanya menjadi kebanggaan akademik, tetapi juga penyangga ekologi Kota Pontianak. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, swasta, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kawasan ini terus terjaga dan dapat diwariskan sebagai ruang hijau yang vital bagi generasi mendatang.

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Baru jalur UTBK-SNBT 2026 Jalani Tes Narkoba di Klinik Pratama Untan
Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3 Melalui Plan Survey Kedokteran Komunitas
Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu
Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun
Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat
Daycare KITA Untan dan BKKBN Kolaborasi Hadirkan Program TAMASYA untuk Pengasuhan Ramah Anak
Untan Gelar Edukasi Statistik Series 4, Bahas ARIMA untuk Analisis Ekonomi
Rektor Untan Lepas 34 Calon Jamaah Haji, Doakan Kelancaran dan Kesehatan Selama Ibadah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 02:32 WIB

Mahasiswa Baru jalur UTBK-SNBT 2026 Jalani Tes Narkoba di Klinik Pratama Untan

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mahasiswa FK Untan Dalami Kesehatan Lingkungan dan K3 Melalui Plan Survey Kedokteran Komunitas

Senin, 25 Mei 2026 - 07:09 WIB

Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:12 WIB

Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:54 WIB

Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan cenderamata kepada Tara Singh Bam, Director of Tobacco Control Program dari Vital Strategies Asia-Pacific Office in Singapore

Info Kalbar/Pontianak

Vital Strategies Dukung Pontianak Jadi Percontohan Pengendalian Tembakau

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:06 WIB

Tim gabungan tengah menertibkan lapak-lapak PKL di Jalan Asahan.

Info Kalbar/Pontianak

Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaraan

Kamis, 11 Jun 2026 - 03:13 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membesuk warga diduga mengalami keracunan makanan yang dirawat di RSUD Pontianak Utara

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Jenguk 56 Warga Diduga Alami Gejala Keracunan Makanan

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:09 WIB

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat membuka Bimtek Penyusunan SOP melalui Aplikasi

Info Kalbar/Pontianak

SOP Pelindung Aparatur dari Jeratan Hukum

Senin, 8 Jun 2026 - 05:14 WIB