Anggaran KIP Kuliah Terus Meningkat, Akses Mahasiswa Untan ke Pendidikan Tinggi Semakin Terjamin

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Untan Garusa Wiko bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto

i

Rektor Untan Garusa Wiko bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto

KLIKAMPUS – Pontianak, Komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terus diperkuat. Peningkatan anggaran dari tahun ke tahun menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi, termasuk di Universitas Tanjungpura (Untan).

Melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), alokasi anggaran KIP Kuliah pada 2026 meningkat menjadi Rp15,32 triliun dengan sasaran lebih dari 1,04 juta mahasiswa di seluruh Indonesia. Kenaikan ini melanjutkan tren positif sejak 2020, ketika anggaran masih berada di angka Rp6,5 triliun.

Bagi Universitas Tanjungpura (Untan) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Kalimantan Barat, keberlanjutan dan peningkatan anggaran ini menjadi angin segar. Program KIP Kuliah tidak hanya membuka pintu kampus bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, tetapi juga memperkuat komitmen Untan dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa KIP Kuliah merupakan instrumen strategis pemerataan akses pendidikan. Bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup yang diterima mahasiswa adalah hak penuh penerima, serta tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun.

“Mulai 2025, distribusi KIP Kuliah dilakukan dengan pendekatan yang lebih berbasis data sosial-ekonomi. Prioritas diberikan kepada siswa pemegang KIP SMA/sederajat atau yang terdata dalam DTKS maupun PPKE maksimal desil 3, yang lulus melalui jalur SNBP dan SNBT. Skema ini memastikan bahwa mahasiswa yang diterima di Untan melalui seleksi nasional dan memenuhi kriteria ekonomi dapat langsung diprioritaskan sebagai penerima KIP Kuliah setelah proses verifikasi.” katanya, Selasa (24/2/26).

Baca Juga:  Luarkampus.id Hadir Dalam Untan Career Fest

Dengan kebijakan ini, jumlah penerima di masing-masing PTN, termasuk Untan, sangat bergantung pada jumlah siswa prioritas yang lulus seleksi nasional setiap tahunnya. Penurunan atau kenaikan jumlah penerima di suatu kampus tidak mencerminkan pengurangan anggaran secara nasional, melainkan merupakan konsekuensi distribusi berbasis data dan hasil seleksi.

“Seiring integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mulai 2026, akurasi penetapan penerima akan semakin diperkuat. Pemerintah memastikan bahwa mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin dengan potensi akademik baik tetap mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi, termasuk di berbagai program studi unggulan di Untan.” lanjutnya.

Dengan peningkatan anggaran dan penyempurnaan kebijakan, KIP Kuliah menjadi jembatan harapan bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk menempuh pendidikan di Untan tanpa terbebani kendala ekonomi. Akses pendidikan tinggi semakin terjamin, sekaligus memperkuat peran Untan dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi pembangunan daerah dan nasional.

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu
Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun
Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat
Daycare KITA Untan dan BKKBN Kolaborasi Hadirkan Program TAMASYA untuk Pengasuhan Ramah Anak
Untan Gelar Edukasi Statistik Series 4, Bahas ARIMA untuk Analisis Ekonomi
Rektor Untan Lepas 34 Calon Jamaah Haji, Doakan Kelancaran dan Kesehatan Selama Ibadah
Dies Natalis ke-67 Untan Resmi Dibuka, Hadirkan Untan Collaborative Festival Penuh Inovasi
Untan Peringati Hardiknas, Rektor Tekankan Pendidikan Tinggi Inklusif dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:09 WIB

Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:12 WIB

Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:54 WIB

Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:20 WIB

Daycare KITA Untan dan BKKBN Kolaborasi Hadirkan Program TAMASYA untuk Pengasuhan Ramah Anak

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:39 WIB

Untan Gelar Edukasi Statistik Series 4, Bahas ARIMA untuk Analisis Ekonomi

Berita Terbaru

Ketua Kelompok Tani Flora Sumber Lestari, Abdul Hamid menunjukkan hasil panen jagungnya

Info Kalbar/Pontianak

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalbar, Sri Haryati menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Info Kalbar/Pontianak

Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:14 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berjabat tangan dengan peserta Sosialisasi Bela Negara.

Info Kalbar/Pontianak

Pentingnya Bela Negara di Era Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:52 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan secara simbolis paket sembako pada Operasi Pasar Murah di Pontianak Utara

Info Kalbar/Pontianak

Warga Terbantu Pasar Murah Pontianak

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:35 WIB