Wali Kota Pontianak Gandeng FEB Untan Analisis Potensi Parkir Tepi Jalan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Ahli FEB Untan saat memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan walikota pontianak

i

Tenaga Ahli FEB Untan saat memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan walikota pontianak

KLIKAMPUS – Pontianak, Wali Kota Pontianak menggelar pertemuan bersama tim peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (Untan) untuk membahas analisis potensi parkir tepi jalan umum. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Pontianak, Senin (19/1/2026).

Kajian ini bertujuan untuk memetakan potensi riil parkir di berbagai titik di Kota Pontianak sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih objektif dan berkeadilan.

Tenaga Ahli FEB Untan, Juanda Astarani, menjelaskan bahwa timnya berperan membantu Pemerintah Kota Pontianak dalam memetakan potensi tersebut melalui survei lapangan yang komprehensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada dasarnya kami bekerja sama dengan pemerintah kota untuk membantu memetakan potensi parkir. Berapa sebenarnya potensi di setiap titik parkir, itu kami ukur melalui kajian survei,” ujarnya.

Juanda menjelaskan, tim peneliti turun langsung ke lokasi parkir untuk mengamati jumlah kendaraan, durasi parkir, serta tingkat perputaran kendaraan atau turnover. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan mengamati aktivitas parkir dalam rentang waktu tertentu.

“Misalnya dari jam 8 sampai jam 11, kami lihat ada lima kendaraan yang parkir di satu titik. Kemudian kami amati perputarannya, ternyata kendaraan tersebut bisa berganti hingga dua kali. Dari situ kami bisa menghitung potensi parkirnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Wali Kota Dukung Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Ajang Puteri Indonesia

Ia menambahkan, posisi FEB Untan sebagai pihak independen menjadi penting agar hasil kajian benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Menurutnya, jika survei dilakukan langsung oleh pemerintah, bisa saja muncul anggapan bahwa potensi dinilai terlalu besar.

“Sebagai pihak independen, kami melihat kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan. Kami mencoba memotret fakta sebenarnya,” katanya.

Hasil survei tersebut juga memberikan pemahaman baru, baik bagi tim peneliti maupun Pemerintah Kota Pontianak. Selama ini, beberapa titik parkir dinilai ramai, namun setelah dianalisis ternyata tingkat perputaran kendaraannya rendah.

“Kelihatannya ramai, tapi ternyata kendaraan yang parkir itu bertahan lama. Misalnya selama empat jam, jumlahnya tetap sekitar 20 kendaraan. Jadi turnover-nya tidak sebesar yang dibayangkan,” ungkap Juanda.

Dalam konteks ini, FEB Untan berperan sebagai penyeimbang antara Pemerintah Kota dan para pengelola atau juru parkir, agar potensi yang ditetapkan berada pada nilai yang wajar.

“Kami mencoba menyajikan nilai wajar, kira-kira berapa potensi parkir di setiap titik,” tambahnya.

Juanda menyebutkan, Pemerintah Kota Pontianak merespons hasil kajian ini dengan baik dan terbuka. Bahkan, muncul pemahaman baru bahwa tidak semua lokasi yang tampak ramai memiliki potensi pendapatan parkir yang besar.

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu
Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun
Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat
Daycare KITA Untan dan BKKBN Kolaborasi Hadirkan Program TAMASYA untuk Pengasuhan Ramah Anak
Untan Gelar Edukasi Statistik Series 4, Bahas ARIMA untuk Analisis Ekonomi
Rektor Untan Lepas 34 Calon Jamaah Haji, Doakan Kelancaran dan Kesehatan Selama Ibadah
Dies Natalis ke-67 Untan Resmi Dibuka, Hadirkan Untan Collaborative Festival Penuh Inovasi
Untan Peringati Hardiknas, Rektor Tekankan Pendidikan Tinggi Inklusif dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:09 WIB

Heritage Fun Walk UNTAN 2026 Menelusuri Jejak Sejarah Untan Tempo Dulu

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:12 WIB

Untan Perkuat Inovasi dan Kolaborasi di Usia 67 Tahun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:54 WIB

Klinik Pratama Untan Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:20 WIB

Daycare KITA Untan dan BKKBN Kolaborasi Hadirkan Program TAMASYA untuk Pengasuhan Ramah Anak

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:39 WIB

Untan Gelar Edukasi Statistik Series 4, Bahas ARIMA untuk Analisis Ekonomi

Berita Terbaru

Ketua Kelompok Tani Flora Sumber Lestari, Abdul Hamid menunjukkan hasil panen jagungnya

Info Kalbar/Pontianak

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalbar, Sri Haryati menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Info Kalbar/Pontianak

Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:14 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berjabat tangan dengan peserta Sosialisasi Bela Negara.

Info Kalbar/Pontianak

Pentingnya Bela Negara di Era Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:52 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan secara simbolis paket sembako pada Operasi Pasar Murah di Pontianak Utara

Info Kalbar/Pontianak

Warga Terbantu Pasar Murah Pontianak

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:35 WIB