Festival Film Pelajar Khatulistiwa VI 2025 Ruang Kreativitas Pelajar

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulfydar Zaidar Mochtar memberikan sambutan dalam kegiatan Festival Film Pelajar Khatulistiwa di Hotel G.

i

Zulfydar Zaidar Mochtar memberikan sambutan dalam kegiatan Festival Film Pelajar Khatulistiwa di Hotel G.

KLIKAMPUS – Pontianak, Festival Film Pelajar Khatulistiwa (FFPK) ke-VI tahun 2025 segera digelar dengan mengusung tema “Membangun Kota, Membangun Desa”. Tahun ini, panitia menyediakan beragam subtema yang dapat dipilih peserta untuk mengasah kreativitas sekaligus menyampaikan pesan inspiratif melalui karya film pendek.

Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menjelaskan bahwa pendaftaran FFPK sudah dibuka sejak enam bulan lalu. Antusiasme peserta pun meluas, tidak hanya dari Kalimantan Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Angin Kencang Tumbangkan Sejumlah Pohon di Kota Pontianak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Panitia sudah mengundang pelajar SMP dan SMA se-Indonesia hampir enam bulan ini. Buktinya, ada peserta dari Jawa Tengah yang sudah mendaftar. Artinya pesan festival ini sudah tersampaikan dengan baik. Tinggal menunggu beberapa bulan lagi, acara akan segera dilangsungkan,” ungkap Zulfydar usai kegiatan workshop di salah satu hotel di Kota Pontianak, kamis 25 September 2025.

Ia menambahkan, setiap tahun jumlah film yang masuk selalu lebih dari 40 judul. Untuk penyelenggaraan tahun ini, panitia memprediksi jumlah karya yang diterima bisa mencapai lebih dari 60 judul.

“Sesuai dengan tema, pelajar sangat mampu menyesuaikan diri dengan kriteria lomba. Dari karya-karya yang masuk akan dipilih juara umum. Beberapa kali, pelajar SMA berhasil meraih juara umum, sementara peserta dari perguruan tinggi biasanya menempati posisi kedua atau ketiga,” jelasnya.

Zulfydar juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya menargetkan peningkatan total hadiah.

Baca Juga:  FOJEKHA Bersama GENsi Indosat Gelar Pelatihan Literasi Digital 

“Tahun depan, kemungkinan hadiah total bisa mencapai seratus juta rupiah. Ini agar anak-anak punya ruang lebih besar untuk mengembangkan ide kreatif, berimajinasi, lalu menuangkannya menjadi film. Baik untuk mengkritisi, berimprovisasi, maupun membangun semangat menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Karnaval HUT ke-80 PMI, Kampanyekan ‘Ayo Donor Darah’

Menurutnya, festival ini memiliki nilai strategis karena selaras dengan program pemerintah pusat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jika ekonomi desa berkembang, maka pertumbuhan di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi juga akan terdorong. Film bisa menjadi sarana menyampaikan pesan sekaligus promosi potensi daerah. Misalnya, sebuah film mengangkat ikon desa, baik dari hasil dagang, alam, maupun kreativitas warganya. Itu bisa menjadi kekuatan baru, termasuk untuk pariwisata,” tambahnya.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Kepala Disporapar Kota Pontianak, Rizal Almutahar, menegaskan bahwa FFPK rutin disinergikan dengan dinamika pembangunan kota.

“Pemerintah Kota Pontianak melalui Disporapar selalu mendukung kegiatan ini. Setiap tahun, FFPK diselaraskan dengan hal-hal relevan yang berkembang di ibu kota provinsi,” kata Rizal.

Ia menambahkan, peserta FFPK tidak hanya berasal dari Kota Pontianak.

“Contohnya hari ini ada dari Singkawang, Mempawah, dan Kubu Raya. Harapannya, ke depan semua 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat ikut berpartisipasi, dan pelajar dari daerah lain di Indonesia juga semakin banyak mengikuti festival ini,” pungkasnya.***

Editor : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi
Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal
Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI
Hari Pertama Sekolah, Para Ayah di Pontianak Hadir Dampingi Anak Mereka
Bayar PBB-P2 di CFD Makin Mudah, Bapenda Gandeng SIKAP
Pemusatan Latihan Kafilah MTQ Dikelola Serius dan Terukur
Zulfan dan Nurhaliza Terpilih sebagai Duta Lanceng dan Praben Kota Pontianak 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53 WIB

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:55 WIB

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:50 WIB

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:46 WIB

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Senin, 13 Juli 2026 - 03:15 WIB

Hari Pertama Sekolah, Para Ayah di Pontianak Hadir Dampingi Anak Mereka

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 25 Tahun 2026 tentang larangan pengunaan LPG Tabung 3kg Bersubsidi.

Info Kalbar/Pontianak

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Jul 2026 - 11:53 WIB

foto bersama kepala bank kalbar bersama dengan gubernur kalbar

Info Kalbar/Pontianak

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:55 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi durian di Pameran Flora dan Fauna.

Info Kalbar/Pontianak

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:50 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pendapatnya pada Rapat Koordinasi Pembahasan Kebijakan Penerimaan dan Pengalokasian Dana Transfer ke daerah dalam APBN.

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:46 WIB