BKHIT Kalbar Dorong Ekspor Kratom dan Arwana

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan produk ekspor komoditas produk unggulan Kalbar di pelabuhan dwikora/Pelindo

i

Pelepasan produk ekspor komoditas produk unggulan Kalbar di pelabuhan dwikora/Pelindo

KLIKAMPUS – Pontianak, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat menyelenggarakan Giat Akselerasi Ekspor Tahun 2025 di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Selasa 30 September 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola perdagangan berkelanjutan serta mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah, khususnya kratom dan ikan arwana.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, penyerahan piagam penghargaan, penyerahan Surat Keputusan Instalasi Karantina, penayangan demo live Bestrust, hingga pelepasan ekspor kratom ke India. Usai kegiatan di Pelabuhan Dwikora, acara dilanjutkan dengan pertemuan di Kantor BKHIT Kalbar, Jalan Kom Yos Sudarso.

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, Ketua Komisi IV DPR RI, Walikota Pontianak, Bupati Kapuas Hulu, jajaran BKHIT Kalbar, serta perwakilan stakeholder terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti dukungan penuh terhadap penguatan sektor ekspor hasil bumi Kalbar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Pemkot Lepas 12 Siswa Sekolah Rakyat

Kepala Barantin Sahat M. Panggabean menegaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing produk unggulan Kalbar di pasar global.

“Selama ini pengiriman barang dari Kalbar harus melalui Surabaya atau Jakarta terlebih dahulu. Namun hari ini, Pontianak bisa langsung mengekspor ke luar negeri. Salah satunya kratom yang dikirim ke India, serta ikan Red Arwana tujuan Taiwan,” ungkap Sahat.

Baca Juga:  Inovasi Lokal Epplemart & Pagelaran Naga Tenaga Baru 2026 Diperkenalkan di Pontianak

Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan pelaku usaha menghadirkan langkah konkret dalam memperlancar ekspor, mulai dari sertifikasi karantina hingga pelepasan resmi produk ke luar negeri.

Baca Juga: UNTAN Torehkan Prestasi Gemilang Pada POMNAS XIX 2025

“Dengan dukungan regulasi dan pengawasan karantina, ekspor komoditas Kalbar diharapkan terus meningkat dan memberi manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Junior Manager Komersial Regional 2 Pontianak, Ribut Heru Santoso, yang mewakili General Manager / manajemen PT Pelindo (Persero) Regional 2 Pontianak, menjelaskan bahwa Giat Akselerasi Ekspor 2025 menjadi tonggak penting perekonomian Kalbar.

“Pelepasan ekspor ikan Arwana Super Red tujuan Taiwan berjumlah 150 ekor senilai Rp108.750.000 Rupiah serta Ekspor Kratom total 343,5 ton ke India senilai Rp15.482.112.000 Rupiah. Hal ini tentu berdampak signifikan bagi pendapatan daerah, sekaligus memangkas jalur ekspor yang selama ini harus melalui kota lain,” terangnya.

Dirinya menambahkan bahwa pihaknya siap berkolaborasi mendukung kelancaran ekspor.

“Sebagai port operator, PT Pelindo (Persero) Regional 2 Pontianak berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan kesiapan seluruh fasilitas dan peralatan, serta terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Dukungan ini kami berikan demi kelancaran ekspor komoditas unggulan Kalbar, termasuk kratom ke India,” pungkasnya.

Penulis : Ian

Editor : Ian

Sumber Berita: Pelindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Bahan Pokok Dipastikan Aman Selama Ramadan
BI Kalbar: Ekonomi Tumbuh 5,30 Persen, Inflasi Terendah se-Kalimantan
Golden Tulip Wedding Showcase 2026 Suguhkan Inspirasi Pernikahan Glamour di Pontianak
Kinerja 2025 Tangguh dan Berkelas, Bank Kalbar Tegaskan Diri sebagai Pilar Keuangan Daerah
Demondragon Rilis Album Live “Bengkulu Inferno Tour”, Guncang Skena Metal Indonesia
Marriott International Hadir Perdana di Kalimantan Barat dengan Pembukaan Four Points by Sheraton Pontianak
Untan Dorong Konektivitas dan Investasi Perkuat Ekonomi Kalbar
Lomba Masak Ikan Asam Pedas di Borneo Hotel Pontianak
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:13 WIB

Stok Bahan Pokok Dipastikan Aman Selama Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:44 WIB

BI Kalbar: Ekonomi Tumbuh 5,30 Persen, Inflasi Terendah se-Kalimantan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:15 WIB

Golden Tulip Wedding Showcase 2026 Suguhkan Inspirasi Pernikahan Glamour di Pontianak

Selasa, 6 Januari 2026 - 05:35 WIB

Kinerja 2025 Tangguh dan Berkelas, Bank Kalbar Tegaskan Diri sebagai Pilar Keuangan Daerah

Kamis, 27 November 2025 - 01:34 WIB

Demondragon Rilis Album Live “Bengkulu Inferno Tour”, Guncang Skena Metal Indonesia

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 25 Tahun 2026 tentang larangan pengunaan LPG Tabung 3kg Bersubsidi.

Info Kalbar/Pontianak

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Jul 2026 - 11:53 WIB

foto bersama kepala bank kalbar bersama dengan gubernur kalbar

Info Kalbar/Pontianak

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:55 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi durian di Pameran Flora dan Fauna.

Info Kalbar/Pontianak

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:50 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pendapatnya pada Rapat Koordinasi Pembahasan Kebijakan Penerimaan dan Pengalokasian Dana Transfer ke daerah dalam APBN.

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:46 WIB