Paritrana Award 2025 Sukses Digelar Di Kota Pontianak

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

i

oplus_0

KLIKAMPUS – Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan Kalbar sukses menyelenggarakan Penganugerahan Piagam Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 sekaligus Launching ‘Go Live’ Kanal Bayar Iuran Kerja Sama Bank Kalbar, bertempat di Hotel Ibis Pontianak, Kamis 25 September 2025
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, yang mewakili Gubernur Kalbar. Ia menyerahkan penghargaan kepada tiga pemerintah kabupaten/kota terbaik dalam ajang Paritrana Award, yaitu:
1. Pemerintah Kabupaten Sekadau (peringkat ketiga)
2. Pemerintah Kabupaten Mempawah (peringkat kedua)
3. Pemerintah Kabupaten Ketapang (peringkat pertama).
Selain kategori pemerintah daerah, penghargaan juga diberikan untuk sejumlah kategori lain, seperti badan usaha besar-menengah, badan usaha kecil-mikro, pemerintah desa/kelurahan, inovasi perlindungan pekerja rentan desa 2024, serta tertib administrasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan 2024.

Baca Juga: Festival Film Pelajar Khatulistiwa VI 2025 Ruang Kreativitas Pelajar
Sekda Kalbar, Harisson mengatakan pentingnya perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan. Saat ini, dari sekitar 1,8 juta pekerja di Kalbar, baru sekitar 31 persen yang terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Perusahaan sudah memperhatikan kesejahteraan pekerja, namun faktanya baru sekitar 31% yang dilindungi. Kita perlu mendorong kabupaten/kota agar cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bisa meningkat,” ungkap Harisson.
Ia menambahkan, pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan akan memperoleh manfaat perlindungan saat sakit, kecelakaan kerja, maupun risiko kematian.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Ady Hendarta, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung Program Astacita Presiden dan Wakil Presiden menuju Indonesia Sejahtera, Adil, dan Berkesinambungan. Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan selaras dengan sejumlah Program Astacita Presiden seperti peningkatan lapangan kerja berkualitas, pembangunan dari desa, dan penguatan sumber daya manusia.
Ady menjelaskan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program utama: Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian, yang melengkapi program JKN.

Baca Juga:  Aksi Demo HMI Kalbar Sampaikan 12 Tuntutan di Mapolda Kalbar

Baca Juga: Pemkot Pontianak Targetkan 100 Persen Pengelolaan Sampah
“Kami juga menyediakan program beasiswa hingga Rp174 juta bagi dua anak dari peserta yang orang tuanya meninggal, agar bisa menyelesaikan pendidikan sampai lulus kuliah,” jelas Ady.
Ia mengungkapkan, di Indonesia terdapat sekitar 30,85 juta pekerja rentan yang sangat membutuhkan dukungan pemerintah dan perusahaan. Di Kalimantan, universal coverage BPJS Ketenagakerjaan 2024 mencapai 49,15%, sementara khusus Kalbar pada 2025 baru 34,83% dari target nasional 59,56%.
“Masih ada sekitar 949 ribu tenaga kerja di Kalbar yang belum terlindungi. Tahun 2024, sebanyak 59 ribu tenaga kerja di Kalbar menerima santunan hampir Rp1 triliun melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, kami mengajak seluruh kepala daerah untuk bersama-sama memperluas perlindungan ini,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ian

Editor : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi
Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal
Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI
Hari Pertama Sekolah, Para Ayah di Pontianak Hadir Dampingi Anak Mereka
Bayar PBB-P2 di CFD Makin Mudah, Bapenda Gandeng SIKAP
Pemusatan Latihan Kafilah MTQ Dikelola Serius dan Terukur
Zulfan dan Nurhaliza Terpilih sebagai Duta Lanceng dan Praben Kota Pontianak 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:53 WIB

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:55 WIB

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:50 WIB

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:46 WIB

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Senin, 13 Juli 2026 - 03:15 WIB

Hari Pertama Sekolah, Para Ayah di Pontianak Hadir Dampingi Anak Mereka

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 25 Tahun 2026 tentang larangan pengunaan LPG Tabung 3kg Bersubsidi.

Info Kalbar/Pontianak

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3kg Bersubsidi

Kamis, 16 Jul 2026 - 11:53 WIB

foto bersama kepala bank kalbar bersama dengan gubernur kalbar

Info Kalbar/Pontianak

Kolaborasi Akbar Bank Kalbar Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:55 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi durian di Pameran Flora dan Fauna.

Info Kalbar/Pontianak

Pameran Flora Fauna Gerakkan Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:50 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pendapatnya pada Rapat Koordinasi Pembahasan Kebijakan Penerimaan dan Pengalokasian Dana Transfer ke daerah dalam APBN.

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Sampaikan Beban Fiskal ke Banggar DPR RI

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:46 WIB