Untan Dukung Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah memberikan sambutan ketika membuka Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak

i

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah memberikan sambutan ketika membuka Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak

KLIKAMPUS – Pontianak, Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 resmi dimulai. Ajang tahunan ini merupakan ruang apresiasi terhadap inovasi ASN dan unit kerja. Selain itu, juga upaya dalam membuat iklim inovasi yang baik, dan reformasi birokrasi di Pemkot Pontianak.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan pentingnya menjaga semangat inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Ia mengingatkan bahwa predikat Kota Sangat Inovatif yang diraih pada 2024 dari Kementerian Dalam Negeri bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus terus ditingkatkan.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Layanan Pelindo Laksanakan Survey

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inovasi yang dihasilkan ASN adalah milik bersama perangkat daerah. Karena itu, pimpinan wajib memberi dukungan penuh, baik dari sisi legalitas, penganggaran, maupun pengawalan implementasi,” kata Amirullah dalam pembukaan Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis 18 September 2025.

Menurutnya, ide-ide brilian tidak boleh berhenti di meja kerja atau hanya menjadi laporan. Inovasi harus hidup, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Amirullah juga menyinggung kewajiban ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk membuat aksi perubahan. Ia menilai jika seluruh aksi perubahan itu dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka akan ada banyak inovasi lahir di Pemerintah Kota Pontianak.

“Namun kita harus jujur, sering kali tugas itu hanya dianggap formalitas. Mulai hari ini mari kita ubah cara pandang. Aksi perubahan tidak boleh berhenti di laporan akhir diklat, melainkan harus dilanjutkan dan dikembangkan menjadi inovasi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Baca juga: Edi Kamtono Optimistis Kafilah Pontianak Raih Juara di MTQ Kalbar

Ia menambahkan, reformasi birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan aturan dan prosedur. Cara kerja baru dan layanan publik yang lebih baik harus diwujudkan melalui inovasi, termasuk dengan membuka ruang kolaborasi bersama akademisi, komunitas, hingga dunia usaha.

Lebih lanjut, Amirullah menyebut kompetisi inovasi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pontianak merupakan wadah apresiasi bagi karya ASN dan perangkat daerah. Karya-karya terbaik diharapkan bisa dipelajari serta direplikasi di unit kerja lain.

Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 terbuka untuk seluruh unit kerja di lingkungan Pemkot Pontianak.
Ada tiga bentuk inovasi yang dikompetisikan, yakni inovasi tata kelola pemerintah daerah, inovasi pelayanan publik dan, inovasi bentuk lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi tanggung jawab daerah. Kompetisi ini pun terbagi menjadi dua kelompok inovasi. Pertama kelompok Perangkat Daerah, Kecamatan dan BUMD. Kedua, kelompok UPT Dinas, UPT Puskesmas dan Kelurahan.

Baca Juga:  Klinik Pratama Untan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera dan Siapkan Posko Kesehatan di Pontianak

Baca Juga: Inovasi Hasil Penelitian BIOREKAT bagi Kehidupan

Dalam kesempatan itu, ia menitipkan dua pesan penting kepada peserta kompetisi. Pertama, fokus pada manfaat warga dengan mengukur keberhasilan inovasi dari kemudahan dan ketepatan layanan publik. Kedua, menjaga keberlanjutan inovasi meski terjadi mutasi pegawai, dengan menyiapkan tim, SOP, dan pembiayaan yang jelas.

“Mari kita jadikan Pontianak sebagai kota yang tidak hanya mempertahankan predikat Sangat Inovatif, tetapi juga semakin adaptif, kreatif, dan inovatif dalam praktiknya. Dengan kerja bersama, masyarakat akan merasakan manfaat nyata dari setiap langkah inovasi,” pungkas Amirullah.

General Manager Inkubator Bisnis Teknologi Untan, Fahrurrazi mengatakan Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 merupakan upaya baik dari Pemkot Pontianak dalam membentuk ekosistem inovasi daerah. Dia menyebutkan berdasarkan kajian yang dilakukan Kemenpan RB dan turut disebut dalam laporan OECD 2024, kompetisi inovasi berdampak positif dalam mendorong bertumbuhnya budaya inovasi. Terlebih di Pontianak, ajang ini merupakan agenda tahunan.

“Kompetisi Inovasi mendukung terbentuknya budaya inovasi dan peningkatan kualitas inovasi, serta menjadi bagian penting dalam ekosistem inovasi,” katanya.

Baca Juga: Luarkampus.id Hadir Dalam Untan Career Fest

Dia menekankan inovasi yang baik adalah yang berdampak dan berkelanjutan. Di mana pengguna inovasi menjadi sentral. Sehingga inovasi benar-benar bermanfaat.

“Ada banyak inovasi yang tidak berjalan karena dibuat berdasarkan kaca mata inovator, bukan penggunanya,” ungkapnya.

Untuk Kompetisi Inovasi Kota Pontianak, ia menekankan pentingnya menggambarkan apa yang dilakukan dalam proposal yang diusulkan. Hal itu meliputi ringkasan, latar belakang, tujuan, kebaruan, manfaat dan dampak, replikasi dan strategi keberlanjutan. Peserta pun diminta membuat video inovasi yang diusulkan.

“Dalam waktu satu bulan ini, tentu ada waktu bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik,” tutupnya.***

Editor : Ian

Sumber Berita: Bapperinda Pontianak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hutan Arboretum Sylva Untan, Paru-Paru Hijau Pontianak Penyangga Iklim dan Kesehatan Warga
Awal Tahun 2026, Untan Gelar Workshop USG Obstetri Dasar bagi Dokter Umum se-Kalbar
FK UNTAN Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Bandang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Utara
Kolaborasi Strategis Antara ISI Yogyakarta dan Untan
FK Universitas Tanjungpura Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh
Kiyosu Cafe UNTAN Jadi Contoh Inklusivitas: Pemilik Usaha dan Pegawai Disabilitas
Klinik Pratama Untan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera dan Siapkan Posko Kesehatan di Pontianak
Untan Keluarkan Himbauan Donasi untuk Bantu Penanganan Pascabanjir Sumatera
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:03 WIB

Hutan Arboretum Sylva Untan, Paru-Paru Hijau Pontianak Penyangga Iklim dan Kesehatan Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 04:10 WIB

Awal Tahun 2026, Untan Gelar Workshop USG Obstetri Dasar bagi Dokter Umum se-Kalbar

Minggu, 21 Desember 2025 - 04:46 WIB

FK UNTAN Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Bandang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Utara

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:45 WIB

Kolaborasi Strategis Antara ISI Yogyakarta dan Untan

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:31 WIB

FK Universitas Tanjungpura Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh

Berita Terbaru

Suasana ruang baca Gedung Perpustakaan Kota Pontianak

Info Kalbar/Pontianak

Kunjungan Perpustakaan Kota Pontianak Naik Hampir Dua Kali Lipat

Rabu, 14 Jan 2026 - 05:10 WIB

Serah terima cenderamata oleh Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono.

Info Kalbar/Pontianak

Pisah Sambut Kapolresta Pontianak, Wali Kota Harap Sinergi Terus Menguat

Selasa, 13 Jan 2026 - 05:37 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai media.

Info Kalbar/Pontianak

Penandatanganan Perjanjian Kinerja di Lingkungan Pemkot Pontianak 2026

Selasa, 13 Jan 2026 - 05:34 WIB