Yudha Raih Penghargaan UNESCO manfaatkan Ai

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Putra Yudha, guru SMPN 13 tengah mengajarkan siswa menggunakan AI dalam belajar Bahasa Inggris.

i

Rahmat Putra Yudha, guru SMPN 13 tengah mengajarkan siswa menggunakan AI dalam belajar Bahasa Inggris.

KLIKAMPUS – Pontianak, Kiprah Rahmat Putra Yudha, guru Bahasa Inggris SMPN 13 Pontianak menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak. Lewat metode pengajaran memanfaatkan Artificial Intelligence (AI), Yudha, sapaan akrabnya, berhasil menyabet penghargaan Internasional Creativity Schools Awards 2025 pada ajang Creativity on Education Summit (CES) yang digelar Global Institute of Creative Thinking (GIoCT) dan UNESCO IITE Worldwide Prize Competition pada 17 hingga 18 September 2025. Yudha menjadi satu di antara 30 penerima penghargaan inovasi terbaik dalam menerapkan AI untuk mengajar Bahasa Inggris.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi atas pencapaian guru SMPN 13 Pontianak, Yudha, yang meraih penghargaan internasional dalam bidang inovasi pendidikan. Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah global.

Baca Juga: Perkuat Pemenuhan Hak Anak Melalui KIA

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prestasi yang diraih Pak Yudha ini menjadi kebanggaan bukan hanya untuk Kota Pontianak, tetapi juga untuk Indonesia di kancah internasional,” ujarnya, Minggu 5 Oktober 2025.

Edi menilai, keberhasilan Yudha membuktikan bahwa guru-guru di Pontianak mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Inovasi yang dilakukan Pak Yudha sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini yang tumbuh dalam era digital,” katanya.

Baca Juga: Tekan Campak, Pontianak Perluas Cakupan Imunisasi Anak

Ia menegaskan Pemerintah Kota Pontianak mendukung penuh para pendidik kreatif yang berani berinovasi. Sebab, kata dia, pendidikan adalah kunci utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi para pendidik lain di Pontianak agar terus berinovasi, berani mencoba hal baru, dan tidak berhenti belajar,” ungkapnya.

Baca Juga:  KIP Kuliah 2025 di UNTAN: Kuota, Syarat, dan Mekanisme Seleksi bagi Mahasiswa Baru dan On Going

Edi berharap, pencapaian tersebut dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan global.

Dedikasi Yudha dalam mengembangkan metode pengajaran mendapat apresiasi dari UNESCO lewat inovasinya yang dikemas dalam sebuah studi kasus berjudul ‘Transforming English Learning with AI: A Case Study on Google’s LM Notebook in Junior High School 13 Pontianak, Indonesia’. Materinya dipelajari dengan cara meresumekan materi-materi dalam satu cerita.

“Ceritanya dibuat dengan AI dan interaktif,” terangnya.

Tak hanya fokus pada dunia pengajaran, Yudha juga dikenal sebagai sosok inovatif di bidang pendidikan. Guru SMPN 13 Pontianak yang juga mengajar di Universitas Panca Bhakti ini merupakan inisiator sekaligus penemu sistem digital Educational Serial Book Number (ESBN).

Baca Juga: Rektor Untan Panen Perdana Buah Melon Premium

“ESBN ini adalah sistem identifikasi unik untuk buku-buku pendidikan yang berfungsi serupa dengan ISBN,” tuturnya.

Kiprahnya tidak berhenti di sana. Yudha kemudian mendirikan Virtual Education Academy (VEA), sebuah perusahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan pendidik, baik guru maupun dosen, melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan teknologi.

“Program utama VEA antara lain pelatihan penggunaan berbagai perangkat Microsoft, termasuk penyediaan dua juta akun premium pendidikan bagi guru dan siswa,” katanya.

Selain itu, VEA juga menyelenggarakan pelatihan pembuatan Buku Digital Interaktif Multimodal yang hingga kini telah menghasilkan 680 judul buku digital. Yudha bersama timnya juga mendorong inovasi pembuatan Learning Chatbots untuk mendukung pembelajaran modern.

Saat ini, Yudha dipercaya menjabat sebagai Presiden Indonesian Literacy Association, cabang dari International Literacy Association (ILA) yang berbasis di Amerika Serikat. Ia juga menjadi Pembina Mata Garuda LPDP Kalimantan Barat, wadah alumni penerima beasiswa LPDP.***

Editor : Ian

Sumber Berita: Prokopim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak
Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum
Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial
Pelabuhan Dwikora Lengang, Pelindo Pastikan Distribusi Barang di Kalbar Lancar
Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan
ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC
Sekda Tekankan ASN Harus Mampu Bekerja secara Tim
Retret ASN Kalbar Disorot, Sekda Harisson Tegaskan Tak Langgar Aturan: Ini Fakta Pergeseran Anggaran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:48 WIB

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 April 2026 - 00:44 WIB

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 April 2026 - 00:40 WIB

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 04:39 WIB

Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan

Selasa, 7 April 2026 - 04:36 WIB

ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan.

Info Kalbar/Pontianak

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:48 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyematkan Lencana Kejuangan 45 kepada Tokoh Pejuang Angkatan 45 Alm. H. A. Achmad Noor yang diwakilkan kepada putra almarhum, H Boy Mirza Noor

Info Kalbar/Pontianak

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:44 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama pengurus Yayasan Rumah Bunda Mulia Wilayah Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:40 WIB