Wamen HAM Mugiyanto Ajak Mahasiswa UPB Pontianak Jadi Penggerak HAM Digital

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama rektor UPB dan Wamen HAM berfoto bersama

i

Foto bersama rektor UPB dan Wamen HAM berfoto bersama

KLIKAMPUS – Pontianak, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, membuka Sabtu pagi di Kampus Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak dengan satu pesan kuat.

Generasi muda adalah simpul masa depan HAM Indonesia. Di hadapan ratusan mahasiswa lintas kampus, ia menempatkan mahasiswa, terutama generasi Z, sebagai kelompok paling strategis di tengah arus digital kian deras.

Baca Juga: FEB UPB Pontianak dan UiTM Malaysia Perkuat Kerja Sama Akademik dan Budaya Melalui Program Internasional yang Inspiratif

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa itu kunci untuk penguatan hak asasi manusia. Mereka sangat vital sebagai pengguna media sosial,” kata Wamen HAM Mugiyanto, Sabtu 15 November 2025.

“Kami ingin mahasiswa menjadi spokesperson terkait HAM, keberagaman, toleransi, dan hal-hal yang baik, termasuk kemampuan berpikir kritis,” dia menambahkan.

Kutipan itu menjadi titik tekan kuliah umum yang berlangsung hangat dan interaktif.

Dalam paparannya, Wamen HAM Mugiyanto memotret pola digital Gen Z sebagai peluang. Ruang maya, menurutnya, bukan hanya arena ekspresi, melainkan ruang penyebaran nilai.

Di situlah ia menempatkan mahasiswa sebagai penggerak wacana yang mampu menantang narasi intoleransi sekaligus menanamkan keberagaman.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Ekonomi Serumpun, Konsulat Malaysia Gelar Seminar Pengembangan UMKM Perbatasan di Untan Pontianak

*Asa Suara Kampus*

Wamen HAM Mugiyanto juga menyinggung kedekatannya dengan UPB Pontianak. Di matanya, kampus yang dikenal aktif berdiskusi isu sosial ini memiliki daya hidup akademik yang kuat.

Baca Juga:  Rute Baru Batik Air Pontianak–Kuala Lumpur

Banyak mahasiswanya terlibat dalam kegiatan riset, advokasi, hingga forum-forum HAM.

“UPB ini hidup, dinamis, dan punya energi mahasiswa yang kuat,” ujar Wamen HAM Mugiyanto.

Karena itu, ia berharap kampus dapat menjadi pusat pemikiran yang memperluas cakupan isu HAM.

Peran pimpinan kampus dianggap penting untuk memastikan nilai-nilai ini menembus ruang kelas, organisasi mahasiswa, hingga kegiatan pengabdian masyarakat.

Di bagian akhir kuliah umum, Wamen HAM Mugiyanto menyampaikan rencana Kementerian HAM untuk menjalin kerja sama lebih erat dengan UPB Pontianak.

Kerja sama itu mencakup penyusunan usulan kebijakan tentang masyarakat adat serta penguatan regulasi HAM yang lebih berpihak pada kelompok rentan.

Baca Juga: Mini Karnival Malaysia 2025: Untan dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama Serumpun di Kalimantan Barat

UPB Pontianak dinilainya memiliki “kapasitas akademik yang solid”, terutama Fakultas Hukum yang selama ini aktif menyumbang kajian kebijakan.

Selain itu, posisi Rektor UPB Pontianak Dr. Purwanto sebagai Koordinator Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Kalbar membuat kampus ini dinilai strategis untuk mendorong kolaborasi lintas kampus di wilayah tersebut.

“Kami ingin bekerja sama dengan erat untuk melakukan penguatan HAM di Indonesia melalui kampus,” tegas Wamen HAM Mugiyanto sebelum menutup kuliah umum.

Melalui pesan yang ringkas namun tajam, kuliah umum itu mengingatkan kembali bahwa ruang digital membutuhkan juru bicara baru, mahasiswa peka, kritis, dan berani menjaga nilai kemanusiaan.***

Editor : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hutan Arboretum Sylva Untan, Paru-Paru Hijau Pontianak Penyangga Iklim dan Kesehatan Warga
Awal Tahun 2026, Untan Gelar Workshop USG Obstetri Dasar bagi Dokter Umum se-Kalbar
FK UNTAN Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Bandang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Utara
Kolaborasi Strategis Antara ISI Yogyakarta dan Untan
FK Universitas Tanjungpura Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh
Kiyosu Cafe UNTAN Jadi Contoh Inklusivitas: Pemilik Usaha dan Pegawai Disabilitas
Klinik Pratama Untan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera dan Siapkan Posko Kesehatan di Pontianak
Untan Keluarkan Himbauan Donasi untuk Bantu Penanganan Pascabanjir Sumatera
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:03 WIB

Hutan Arboretum Sylva Untan, Paru-Paru Hijau Pontianak Penyangga Iklim dan Kesehatan Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 04:10 WIB

Awal Tahun 2026, Untan Gelar Workshop USG Obstetri Dasar bagi Dokter Umum se-Kalbar

Minggu, 21 Desember 2025 - 04:46 WIB

FK UNTAN Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Bandang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Utara

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:45 WIB

Kolaborasi Strategis Antara ISI Yogyakarta dan Untan

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:31 WIB

FK Universitas Tanjungpura Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh

Berita Terbaru

Suasana ruang baca Gedung Perpustakaan Kota Pontianak

Info Kalbar/Pontianak

Kunjungan Perpustakaan Kota Pontianak Naik Hampir Dua Kali Lipat

Rabu, 14 Jan 2026 - 05:10 WIB

Serah terima cenderamata oleh Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono.

Info Kalbar/Pontianak

Pisah Sambut Kapolresta Pontianak, Wali Kota Harap Sinergi Terus Menguat

Selasa, 13 Jan 2026 - 05:37 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai media.

Info Kalbar/Pontianak

Penandatanganan Perjanjian Kinerja di Lingkungan Pemkot Pontianak 2026

Selasa, 13 Jan 2026 - 05:34 WIB