Terminal Kijing Siapkan Pembangunan Dermaga Baru untuk Bongkar Muat CPO

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aktivitas di Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah

i

Suasana aktivitas di Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah

KLIKAMPUS – Mempawah, Aktivitas di Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, terus menunjukkan perkembangan signifikan. PT. Pelindo (Persero) Regional 2 Pontianak mencatat peningkatan operasional pelabuhan yang terus meningkat setiap tahun dan menjadi pusat penting bagi ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya di Kalimantan Barat.

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Bapak Kalbar Yanto mengatakan bahwa Terminal Kijing saat ini telah beroperasi optimal terutama untuk aktivitas pelayanan ekspor kargo curah cair (liquid bulk) seperti CPO beserta produk turunannya. Sejumlah negara seperti India, Pakistan dan China menjadi tujuan utama pengiriman komoditas tersebut. Selain curah cair, Terminal Kijing saat ini juga telah melayani kargo curah kering (dry bulk) baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor, salah satunya adalah komoditi alumina yang diproduksi oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang endingnya dikirim ke China.

Baca Juga: Perpustakaan Untan: “Peningkatan penyediaan sumber referensi ilmiah” melalui layanan E-Jurnal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terminal Kijing saat ini sudah berjalan dengan baik. Aktivitas ekspor komoditi curah cair dan curah kering seperti CPO serta produk turunannya dan alumina terus meningkat, dan ini menjadi bukti bahwa Terminal Kijing memiliki peran strategis bagi ekspor Kalbar,” ujar Kalbar Yanto, Jumat, 5 Desember 2025.

Tak hanya itu, dalam rangka mengantisipasi terjadinya potensi lonjakan kargo CPO seiring dengan akan segera beroperasinya 2 perusahaan pemain besar CPO yakni PT Pacific Bio Industry (PBI) dan PT Khatulustiwa Raya Cakrawala (Apical Group), saat ini Pelindo juga tengah merencanakan tambahan pembangunan dermaga baru yang khusus diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat CPO dengan panjang dermaga kurang lebih hingga 500 meter yang dilakukan secara bertahap. Dermaga tambahan ini nantinya akan mempercepat alur layanan serta meningkatkan kapasitas operasional.

Baca Juga:  Kabupaten Balangan Studi Tiru Implementasi WBK-WBBM RSUD Kota Pontianak

“Saat ini terdapat empat dermaga di Terminal Kijing yang di cluster berdasarkan jenis kemasan barang yang dilayani yakni Dermaga Peti Kemas, Dermaga Multipurpose, Dermaga Curah Cair dan Dermaga Curah Kering. Seiring potensi meningkatnya Ekspor CPO ke Luar Negeri, Pelindo Regional 2 Pontianak akan membangun dermaga lagi.” Ungkapnya.

Baca Juga: KONI Pontianak Resmi Buka Penjaringan Calon Ketua Umum Periode 2025–2029

Manager Komersial Pelindo Regional 2 Pontianak, Irwan, menegaskan bahwa peningkatan aktivitas ekspor CPO sepanjang tahun 2025 menjadi alasan utama perlunya pengembangan fasilitas pelabuhan.

“Data arus pelayanan barang sampai dengan Oktober 2025 menunjukkan bahwa kargo CPO serta produk turunannya yang dilayani mencapai sekitar 1,2 juta ton. Sementara itu, untuk kargo curah kering antara lain seperti PKE dan alumina mengalami lonjakan luar biasa hingga 261 % bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kebutuhan fasilitas tambahan seperti dermaga baru sudah sangat diperlukan.” kata Pak Irwan.

Ia juga menambahkan bahwa Pelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan infrastruktur guna mendukung kelancaran ekspor komoditas unggulan Kalbar.

“Terminal Kijing saat ini berkembang menjadi pelabuhan penting serta berdampak pada perekonomian daerah terutama PAD Kabupaten Mempawah melalui sektor ekspor. Dengan rencana pembangunan dermaga baru, diharapkan aktivitas bongkar muat kargo curah cair ataupun curah kering bisa lebih maksimal ” Pungkasnya

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vital Strategies Dukung Pontianak Jadi Percontohan Pengendalian Tembakau
Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaraan
Wako Edi Jenguk 56 Warga Diduga Alami Gejala Keracunan Makanan
SOP Pelindung Aparatur dari Jeratan Hukum
Pemkot Genjot Program Pembangunan di Tengah Tekanan Ekonomi
Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan
Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan
Pentingnya Bela Negara di Era Digital
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:06 WIB

Vital Strategies Dukung Pontianak Jadi Percontohan Pengendalian Tembakau

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:13 WIB

Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaraan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Wako Edi Jenguk 56 Warga Diduga Alami Gejala Keracunan Makanan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:14 WIB

SOP Pelindung Aparatur dari Jeratan Hukum

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan cenderamata kepada Tara Singh Bam, Director of Tobacco Control Program dari Vital Strategies Asia-Pacific Office in Singapore

Info Kalbar/Pontianak

Vital Strategies Dukung Pontianak Jadi Percontohan Pengendalian Tembakau

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:06 WIB

Tim gabungan tengah menertibkan lapak-lapak PKL di Jalan Asahan.

Info Kalbar/Pontianak

Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaraan

Kamis, 11 Jun 2026 - 03:13 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membesuk warga diduga mengalami keracunan makanan yang dirawat di RSUD Pontianak Utara

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Jenguk 56 Warga Diduga Alami Gejala Keracunan Makanan

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:09 WIB

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat membuka Bimtek Penyusunan SOP melalui Aplikasi

Info Kalbar/Pontianak

SOP Pelindung Aparatur dari Jeratan Hukum

Senin, 8 Jun 2026 - 05:14 WIB