KONI Kota Pontianak Dituding Tidak Netral dalam Polemik Muskot IPSI

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Muskot Pengkot IPSI Pontianak di Hotel Harris beberapa waktu lalu

i

Foto Muskot Pengkot IPSI Pontianak di Hotel Harris beberapa waktu lalu

KLIKAMPUS – Pontianak, Sikap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak dinilai tidak netral oleh sejumlah perguruan pencak silat anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak.
Mereka menuding KONI ikut memperkeruh situasi internal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak setelah enggan mengeluarkan rekomendasi bagi Dede Martin Kurniawan, S.A.P., yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengcab IPSI Kota Pontianak dalam Musyawarah Kota (Muskot) pada 29 November 2025.
Dalam Muskot yang berlangsung di Hotel Harris tersebut, Dede Martin Kurniawan, S.A.P., memperoleh dukungan kuat dari 36 perguruan pencak silat se-Kota Pontianak.

Baca Juga: Klinik Pratama Untan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera dan Siapkan Posko Kesehatan di Pontianak

Namun, langkah administrasi pasca-Muskot terhambat karena KONI Kota Pontianak menolak menerbitkan rekomendasi dengan alasan adanya surat Pengprov IPSI Kalimantan Barat yang menyatakan Muskot tidak sah.
Ketua Perguruan Pencak Silat Kijang Berantai Kota Pontianak, H. Emy Faisal, menilai sikap KONI bertentangan dengan fungsi utamanya sebagai pembina cabang olahraga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KONI seharusnya netral. Ini bukan ranah KONI untuk menentukan sah tidaknya mekanisme internal IPSI. Tapi sekarang justru terkesan memihak dan menghambat proses yang sudah sesuai aturan,” ujar Emy, Rabu 10 Desember 2025.

Emy menjelaskan bahwa pendaftaran calon ketua dilakukan sesuai mekanisme.
Dede Martin Kurniawan, S.A.P., mendaftar pada 1 November dengan berkas lengkap, sementara satu bakal calon lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena dukungan yang tidak sah secara administrasi.
Menurutnya, SK perpanjangan Pengcab IPSI Kota Pontianak masih berlaku hingga akhir November 2025, sehingga pembentukan panitia dan penyelenggaraan Muskot dinilai sah. Karena itu, alasan KONI menahan rekomendasi dianggap tidak objektif.

Baca Juga:  Golden Tulip Pontianak Gelar Aksi Donor Darah dalam Rangka HUT ke-11 Hotel

Ketua Harian Perguruan Pencak Silat Kancil Utara, Rusfendi Usman, juga mempertanyakan keberpihakan KONI menyusul keluarnya surat caretaker dari Pengprov IPSI Kalimantan Barat yang diterbitkan sehari setelah proses penjaringan kandidat selesai.

“Caretaker diterbitkan setelah semuanya rampung, tapi KONI langsung menggunakannya untuk menahan rekomendasi. Ini menguatkan dugaan bahwa KONI tidak berdiri di posisi netral,” tegas Rusfendi.

Baca Juga: Untan Keluarkan Himbauan Donasi untuk Bantu Penanganan Pascabanjir Sumatera

Ia menambahkan bahwa KONI seharusnya menjadi pembina yang menyejukkan, bukan memperkeruh keadaan dengan menghambat hasil Muskot yang telah didukung mayoritas perguruan.

“Kami hanya ingin KONI kembali pada fungsinya: netral, objektif, dan mendukung proses sesuai aturan organisasi,” pungkasnya.

Perguruan-perguruan pencak silat di Kota Pontianak pun mendesak Pengprov IPSI Kalimantan Barat (Kalbar) dan KONI Kota Pontianak untuk mengakui hasil Muskot dan menetapkan Dede Martin Kurniawan, S.A.P., sebagai Ketua Pengcab IPSI Kota Pontianak yang sah, karena secara prosedural seluruh proses telah sesuai dengan AD/ART dan Pedoman Organisasi (PO).***

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan
Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan
Pentingnya Bela Negara di Era Digital
Warga Terbantu Pasar Murah Pontianak
Pontianak Tuan Rumah Raker Komwil V APEKSI se-Kalimantan 22 – 24 Mei 2026
Inspektur Tina Ingatkan OPD Tingkatkan Ketelitian dan Akuntabilitas Kinerja
Harian Berkat Peringati HUT ke-27 dengan Aksi Donor Darah
Pemkot Siapkan Lahan Pemakaman
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:14 WIB

Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:52 WIB

Pentingnya Bela Negara di Era Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:35 WIB

Warga Terbantu Pasar Murah Pontianak

Senin, 11 Mei 2026 - 03:01 WIB

Inspektur Tina Ingatkan OPD Tingkatkan Ketelitian dan Akuntabilitas Kinerja

Berita Terbaru

Ketua Kelompok Tani Flora Sumber Lestari, Abdul Hamid menunjukkan hasil panen jagungnya

Info Kalbar/Pontianak

Semangat Abdul Hamid Bertani di Tengah Keterbatasan Lahan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:17 WIB

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalbar, Sri Haryati menyerahkan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Info Kalbar/Pontianak

Raih WTP ke-15, Wali Kota Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:14 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berjabat tangan dengan peserta Sosialisasi Bela Negara.

Info Kalbar/Pontianak

Pentingnya Bela Negara di Era Digital

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:52 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan secara simbolis paket sembako pada Operasi Pasar Murah di Pontianak Utara

Info Kalbar/Pontianak

Warga Terbantu Pasar Murah Pontianak

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:35 WIB