Kebakaran Hutan Bukan Cuma Soal Asap, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr Nihayatus Solikhah saat menyampaikan sosialisasi bahaya asap kebakaran lahan bagi kesehatan.

i

dr Nihayatus Solikhah saat menyampaikan sosialisasi bahaya asap kebakaran lahan bagi kesehatan.

KLIKAMPUS – Pontianak, Kebakaran lahan di Indonesia kerab terjadi ketika memasuki musim kemarau. Semua akan merasakan dampaknya termasuk masyarakat Kota Pontianak.

Asap pekat bercampur debu akibat lahan yang terbakar menjadi ancaman bagi kesehatan, terutama jika terhirup dalam waktu lama.

dr Nihayatus Solikhah mengatakan bahwa di dalam asap kebakaran terdapat partikel halus dan zat berbahaya yang bisa masuk ke saluran pernapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma, penyakit jantung, dan paru-paru menjadi kelompok yang paling rentan terdampak,” ungkapnya saat menyampaikan sosialisasi kepada 100 pasien RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak tentang dampak asap bagi kesehatan, serta tata laksana pencegahannya, Selasa (27/1/2026).

Nihayatus menjelaskan, paparan kabut asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung. Selain gangguan pernapasan, asap kebakaran juga dapat menimbulkan keluhan lain seperti iritasi mata, pilek, batuk, hingga penurunan daya tahan tubuh jika terpapar dalam jangka waktu lama.

“Kabut asap ini membawa partikel-partikel halus yang mudah masuk ke saluran pernapasan. Dampaknya bisa berupa iritasi mata, batuk, pilek, dan keluhan kesehatan lainnya, khususnya pada kelompok masyarakat yang rentan,” ujarnya.

Baca Juga:  Senam Massal KORMI : Edi Kamtono Ikut Senam Bersama Warga

Ia menambahkan, hingga saat ini RSUD SSMA belum mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pasien yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap. Menurutnya, sebagian besar pasien dengan keluhan ringan biasanya lebih dulu mendapatkan penanganan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas.

“Data di RSUD SSMA belum menunjukkan lonjakan pasien ISPA akibat kabut asap. Kemungkinan besar pasien dengan keluhan ringan seperti iritasi mata, batuk, dan pilek lebih banyak ditangani di FKTP atau puskesmas sebagai layanan kesehatan pertama,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nihayatus juga mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk meningkatkan kewaspadaan saat kabut asap mulai muncul. Ia menyarankan warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu mendesak.

“Apabila tidak ada keperluan yang sangat penting, sebaiknya beraktivitas di dalam rumah. Namun jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan alat pelindung diri seperti masker untuk mengurangi risiko paparan asap,” pungkasnya

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengusaha Malaysia Kunjungi Asrama Berdampak Untan, Jajaki Kerja Sama Agrobisnis dan Ekspor
Di Hari Kartini : Majlis Perempuan Melayu Kalbar Audiensi Dengan Gubenur H. Ria Norsan di sambut hangat
Menko Polkam Puji Suasana Pontianak yang Nyaman
63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak
Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum
Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial
Pelabuhan Dwikora Lengang, Pelindo Pastikan Distribusi Barang di Kalbar Lancar
Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:24 WIB

Pengusaha Malaysia Kunjungi Asrama Berdampak Untan, Jajaki Kerja Sama Agrobisnis dan Ekspor

Rabu, 22 April 2026 - 07:18 WIB

Di Hari Kartini : Majlis Perempuan Melayu Kalbar Audiensi Dengan Gubenur H. Ria Norsan di sambut hangat

Jumat, 17 April 2026 - 03:25 WIB

Menko Polkam Puji Suasana Pontianak yang Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 00:48 WIB

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 April 2026 - 00:44 WIB

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Warkop Asiang

Info Kalbar/Pontianak

Menko Polkam Puji Suasana Pontianak yang Nyaman

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:25 WIB