KLIKAMPUS – Pontianak, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke kebun sawi yang dikelola menggunakan sistem hidroponik di kawasan Asrama Putra Untan. Kebun ini merupakan bagian dari Program Asrama Berdampak yang digagas Untan sebagai wujud nyata penerapan konsep pendidikan berbasis kebermanfaatan dan kemandirian mahasiswa.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Garuda Wiko menyampaikan bahwa hasil panen sawi dari kebun hidroponik ini nantinya akan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: TK Primanda Untan jadi TK Pilihan Orang Tua
“Kami ingin agar hasil dari kebun ini dapat berkontribusi langsung terhadap program nasional, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mendukung program pemerintah, kebun sawi hidroponik ini juga membuka peluang ekonomi bagi mahasiswa. Melalui kegiatan budidaya sayuran, mahasiswa dapat belajar kewirausahaan sekaligus memiliki kesempatan untuk menjual hasil panennya ke masyarakat sekitar.
“Kita dorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bernilai ekonomi,” tambah Prof. Garuda Wiko.
Baca Juga: Rektor Untan Panen Perdana Buah Melon Premium
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Program Asrama Berdampak diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan, khususnya di sektor pertanian yang semakin membutuhkan inovasi dan efisiensi teknologi.
“Dengan sistem hidroponik, lahan terbatas bukan lagi kendala. Justru ini menjadi model pembelajaran dan produksi pangan berkelanjutan di lingkungan kampus,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Tanjungpura menunjukkan komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional serta menciptakan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berdaya secara ekonomi dan sosial.
Penulis : Ian
Editor : Ian













