Mutasi Ilegal Atlet Pencak Silat Kalbar Tuai Protes

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Technical Meeting Olahraga Pencak Silat

i

Pelaksanaan Technical Meeting Olahraga Pencak Silat

KLIKAMPUS – Pontianak, Pelaksanaan Technical Meeting (TM) Seleksi Provinsi (Selekprov) PON Beladiri Cabor Pencak Silat Kalimantan Barat (Kalbar) 2025 sempat memanas usai munculnya protes dari kontingen Kota Pontianak terhadap keikutsertaan beberapa atlet mereka yang didaftarkan oleh kabupaten lain tanpa proses mutasi resmi.
TM yang digelar di Aula KONI Provinsi Kalbar pada Sabtu, 13 September 2025, membahas tentang jadwal kejuaraan dan hal-hal teknis terkaitnya.
Namun, masalah kemudian muncul saat adanya verifikasi keabsahan peserta, di mana ada persoalan mutasi ilegal mencuat dan menjadi sorotan utama, karena atlet dimaksud belum pernah mengajukan proses perpindahan sebagaimana diatur dalam regulasi mutasi atlet nasional.

BACA JUGA: Bank Indonesia menggelar Capacity Building Untuk Jurnalis Kalbar

Ketua Pengkot IPSI Kota Pontianak, Dedet Gunawan, S.E., dengan tegas menyampaikan bahwa atlet tersebut masih terdaftar secara sah sebagai atlet binaan Kota Pontianak dan tidak pernah dimutasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada proses mutasi, tidak ada surat keterangan, dan tidak ada persetujuan dari pihak kami. Maka, atlet ini tidak berhak tampil membela daerah lain dalam ajang resmi seperti Selekprov,” ujarnya.

Aturan tersebut tercantum dalam Technical Handbook (THB) PON Beladiri 2025, pada persyaratan peserta huruf e, yang menyebutkan: “Bagi atlet yang menjalani proses mutasi harus menyertakan Surat Keterangan sesuai dengan peraturan mutasi atlet yang berlaku dari KONI Pusat.”
“Sehingga, aturan ini lah yang harus dipegang teguh oleh seluruh Pengkot/Pengcab peserta. Jangan sampai hendak berprestasi dilakukan secara instan, yaitu mencomot atlet dari daerah lain, tanpa prosedur yang benar,” kata Dedet.

“Tentu ini melanggar sportfifitas olahraga itu sendiri. Kalau memang hendak menggunakan atlet dari daerah lain, ada prosedur yang harus ditempuh, sehingga keabsahan atlet tersebut sesuai aturan, jangan sampai ini dilanggar dan seolah menjadi hal yang biasa saja,” lanjutnya.

Baca Juga:  Gerakan ‘Ketuk 1000 Pintu’, Upaya Jaring Penderita TBC

Tokoh Olahraga Kalbar, Ir. Mei Purwowidodo, turut angkat bicara terkait polemik ini. Ia menilai bahwa kasus mutasi ilegal seperti ini bukan hal baru, dan sering berulang karena ketidaktahuan atau kelalaian pengurus daerah.

“Sering kali Pengcab atau Pengkot tidak paham, atau bahkan sengaja melanggar aturan dengan ‘mencomot’ atlet dari daerah lain tanpa izin. Mutasi memang hak atlet, tapi harus melalui prosedur yang sah dan etis,” tegasnya.

Menanggapi polemik ini, Kabid Organisasi KONI Kalbar, Rusdi Mahmud, S.H., menegaskan bahwa semua proses mutasi atlet pada event resmi harus mengacu pada aturan dari KONI Pusat, yang kemudian dijabarkan dalam kebijakan turunan oleh KONI Provinsi dan KONI Kabupaten/Kota.

“Dalam event resmi, acuan utama tetap pada aturan dari KONI Pusat. Biasanya, dalam setiap kegiatan seleksi atau kejuaraan, ada Technical Handbook (THB) yang secara umum mengatur hal ini, termasuk tentang mutasi atlet. Maka, pelaksanaan di lapangan harus patuh terhadap THB dan regulasi turunan yang ada,” jelas Rusdi Mahmud.

Seharusnya, atlet yang mengikuti event resmi KONI, sudah memiliki validasi keikutsertaan atlet yang bersangkutan hingga seluruh dokumen administratif diverifikasi. Jika terbukti tidak sah, maka atlet tersebut seharusnya tidak dapat mengikuti Selekprov mewakili kabupaten manapun selain daerah asalnya.
Panitia Selekprov dan Pengprov IPSI Kalbar diminta bisa bersikap tegas, menjunjung asas keadilan dan sportivitas dalam proses seleksi atlet menuju PON Beladiri Tahun 2025. Seluruh kontingen untuk mematuhi aturan agar tidak mencederai integritas kompetisi. ***

Editor : Ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital
PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA
Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak
Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas
Daya Saing Pontianak Unggul di Kalbar
Pontianak Utara Fokus Pembangunan Infrastruktur
Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning Dalam dan Gang Semut Pemkot Dukung Program 3 Juta Rumah
Safari Ramadan, Wali Kota Soroti Tantangan Digitalisasi bagi Generasi Muda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 00:59 WIB

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Senin, 2 Maret 2026 - 00:55 WIB

PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA

Senin, 2 Maret 2026 - 00:52 WIB

Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak

Senin, 2 Maret 2026 - 00:48 WIB

Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:19 WIB

Daya Saing Pontianak Unggul di Kalbar

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menjadi pembicara pada Diskusi Publik Anak Muda dan Pengusaha Kota Pontianak

Info Kalbar/Pontianak

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Senin, 2 Mar 2026 - 00:59 WIB

Ketua TP-PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie membagikan takjil kepada keluarga pasien di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.

Info Kalbar/Pontianak

PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA

Senin, 2 Mar 2026 - 00:55 WIB

Sebanyak 12 rute dari Pontianak siap melayani warga yang mendaftar Mudik Gratis 2026 yang disediakan Pemprov Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak

Senin, 2 Mar 2026 - 00:52 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyaksikan para peserta tengah berlaga di Eksibisi ORADO.

Info Kalbar/Pontianak

Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas

Senin, 2 Mar 2026 - 00:48 WIB