Banjir Rob Meningkat, Pontianak Tetapkan Status Siaga I

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung lokasi terdampak bajir rob di Jalan Alpokat Indah Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat.

i

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung lokasi terdampak bajir rob di Jalan Alpokat Indah Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat.

KLIKAMPUS – Pontianak, Pemerintah Kota Pontianak menetapkan status siaga 1 terkait banjir rob yang melanda sejumlah kawasan, terutama wilayah pinggiran Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Penetapan tersebut dilakukan setelah ketinggian air meningkat sejak malam sebelumnya akibat angin kencang yang menahan aliran air menuju muara.

Ruas Jalan Alpukat Indah atau yang akrab disebut kawasan Yuka, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat menjadi area terdampak air pasang rob sejak Senin 8 Desember 2025. Mendapat laporan warga terkait hal tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung meninjau lokasi untuk memantau kondisi terkini serta mengerahkan dinas terkait sebagai upaya pencegahan.

Baca Juga: Edi Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang Saat Cuaca Ekstrem

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walau sempat pasang, air berangsur surut. Tapi kami mengimbau warga untuk terus waspada dikarenakan besok diperkirakan sebagai puncaknya air pasang,” ujarnya usai peninjauan.

Edi menjelaskan banjir rob kali ini dipicu angin kencang yang membuat gelombang besar dari arah laut menahan aliran air sungai. Kondisi tersebut menyebabkan air naik hingga mencapai sekitar 50 sentimeter lebih tinggi dari posisi normal pada pagi hari.

“Meski siang hari air mulai surut, potensi kenaikan masih dapat terjadi,” imbuhnya.

Seluruh posko penanganan bencana di tingkat kecamatan telah diaktifkan, termasuk posko di kawasan yuka dan BPBD. Jajaran pemerintah daerah disiagakan untuk membantu warga, memantau ketinggian air, serta melakukan evakuasi bila diperlukan.

Di beberapa lokasi, khususnya gang-gang di wilayah Sungai Jawi Dalam, ketinggian air dilaporkan mencapai 60–80 sentimeter dan masuk ke rumah-rumah warga. Sejumlah warga telah dievakuasi karena membutuhkan bantuan. Edi menegaskan upaya penanganan jangka pendek difokuskan pada langkah cepat dan antisipasi.

“Sementara untuk penanganan jangka panjang diperlukan pembangunan bertahap, terutama peninggian ruas jalan utama dan penguatan sistem drainase agar wilayah cepat kering saat air surut,” tuturnya.

Baca Juga:  Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Sembilan Sekolah Diganjar Adiwiyata

Baca Juga: Senam Massal KORMI : Edi Kamtono Ikut Senam Bersama Warga

Ketua RT 06 RW 16, Budi Hermanto, mengatakan banjir yang terjadi kali ini sudah berlangsung selama dua hari dengan ketinggian air yang cukup mengganggu.

“Dari pagi air sudah mulai masuk, tapi alhamdulillah warga selamat semua. Hanya rumah saja yang tidak bisa dihindari,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa banjir seperti ini memang kerap terjadi setiap tahun. Namun menurutnya, kondisi kali ini sedikit lebih parah dari biasanya.

“Biasa sih tahun ke tahun seperti ini, cuma hari ini agak parah. Mudah-mudahan besok tidak lagi,” katanya.

Budi menambahkan, warga sudah melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mengurangi dampak banjir. Ia juga telah berkoordinasi dengan petugas Basarnas untuk memastikan komunikasi tetap berjalan lancar jika terjadi keadaan darurat.

“Warga sudah antisipasi. Rumah-rumah pun masih aman. Saya juga sudah minta kontak dari Basarnas supaya kalau ada apa-apa kita cepat menghubungi,” ucapnya.

Di kawasan tersebut tercatat lebih dari 70 kepala keluarga (KK) yang terdampak genangan air, terutama yang berada di sekitar bantaran sungai.

Meski mengaku khawatir, Budi mengatakan masyarakat memahami bahwa banjir ini merupakan bagian dari kondisi alam. Ia berharap pemerintah tetap memberikan perhatian dan dukungan bagi warga.

“Pemerintah Kota Pontianak tidak tinggal diam. Pak Wali juga sudah hadir ke sini. Tinggal kami masyarakat yang harus waspada,” terangnya.

Untuk sementara waktu, warga masih bertahan di rumah masing-masing karena ketinggian air belum mencapai level yang membahayakan.

“Air hanya sebatas jendela, tidak terlalu tinggi. Warga belum ada yang mengungsi,” pungkasnya.***

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital
PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA
Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak
Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas
Daya Saing Pontianak Unggul di Kalbar
Pontianak Utara Fokus Pembangunan Infrastruktur
Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning Dalam dan Gang Semut Pemkot Dukung Program 3 Juta Rumah
Safari Ramadan, Wali Kota Soroti Tantangan Digitalisasi bagi Generasi Muda
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 00:59 WIB

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Senin, 2 Maret 2026 - 00:55 WIB

PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA

Senin, 2 Maret 2026 - 00:52 WIB

Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak

Senin, 2 Maret 2026 - 00:48 WIB

Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:19 WIB

Daya Saing Pontianak Unggul di Kalbar

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menjadi pembicara pada Diskusi Publik Anak Muda dan Pengusaha Kota Pontianak

Info Kalbar/Pontianak

Wako Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Senin, 2 Mar 2026 - 00:59 WIB

Ketua TP-PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie membagikan takjil kepada keluarga pasien di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.

Info Kalbar/Pontianak

PKK Pontianak Bagikan Takjil di RSUD SSMA

Senin, 2 Mar 2026 - 00:55 WIB

Sebanyak 12 rute dari Pontianak siap melayani warga yang mendaftar Mudik Gratis 2026 yang disediakan Pemprov Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Mudik Gratis, 33 Bus Siap Layani 12 Rute dari Pontianak

Senin, 2 Mar 2026 - 00:52 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyaksikan para peserta tengah berlaga di Eksibisi ORADO.

Info Kalbar/Pontianak

Eksibisi ORADO, Edi Nilai Domino Asah Strategi dan Sportivitas

Senin, 2 Mar 2026 - 00:48 WIB