Edi Kamtono Didapuk Jadi Ketua HKTI Kota Pontianak

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edi Rusdi Kamtono menerima bendera pataka saat dinobatkan sebagai Ketua HKTI Kota Pontianak.

i

Edi Rusdi Kamtono menerima bendera pataka saat dinobatkan sebagai Ketua HKTI Kota Pontianak.

KLIKAMPUS – Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono didapuk untuk menahkodai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Pontianak. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung sektor pertanian perkotaan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani di Kota Pontianak. Pelantikannya dilakukan Sekretaris Jenderal HKTI Abdul Kadir Karding di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Edi mengatakan, keberadaan HKTI memiliki peran penting sebagai wadah berhimpun, berkoordinasi, dan memperjuangkan kepentingan petani. Menurutnya, meskipun Pontianak dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan, sektor pertanian tetap memiliki ruang strategis, terutama dalam mendukung ketersediaan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Pontianak memang bukan daerah dengan lahan pertanian yang luas. Tetapi pertanian perkotaan tetap penting, terutama untuk mendukung ketahanan pangan, pemanfaatan lahan terbatas, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, tantangan pertanian di Kota Pontianak cukup berbeda dibandingkan daerah lain. Luas wilayah yang terbatas, perkembangan permukiman, serta karakter lahan gambut membuat pengelolaan sektor pertanian perlu dilakukan secara lebih inovatif dan adaptif. Karena itu, Edi menilai pertanian di Pontianak tidak bisa hanya bertumpu pada pola konvensional. Pengembangan pertanian harus diarahkan pada konsep urban farming, pemanfaatan pekarangan, hidroponik, pertanian organik, serta komoditas yang sesuai dengan karakter kota.

“Kita harus melihat pertanian ini secara lebih luas. Tidak hanya sawah atau lahan besar, tetapi juga bagaimana memanfaatkan pekarangan, lahan sempit, dan teknologi pertanian yang lebih efisien,” katanya.

Sejauh ini, Pemerintah Kota Pontianak terus mendorong berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan kelompok masyarakat. Kehadiran HKTI diharapkan dapat memperkuat program-program tersebut agar lebih terarah dan berdampak bagi warga.

Baca Juga:  Satuki Terharu Pemkot Pontianak Apresiasi Seribu Guru Ngaji Tradisional Pontianak

“Yang terpenting setelah pelantikan ini adalah kerja nyata. Bagaimana HKTI hadir memberi manfaat, memperkuat petani, dan ikut menjaga ketahanan pangan di Kota Pontianak,” pungkasnya.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Abdul Kadir Karding menegaskan pentingnya regenerasi petani sebagai salah satu agenda besar organisasi. Menurutnya, sektor pertanian harus mampu menarik minat generasi muda agar profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi pekerjaan yang membanggakan dan menjanjikan.

Menurutnya, sejumlah negara telah membuktikan bahwa pertanian dapat menjadi sektor yang modern dan menghasilkan. Ia mencontohkan Jepang, di mana anak-anak muda terlibat dalam pertanian dengan penghasilan yang baik.

“Kita ingin punya petani-petani anak muda. Di Jepang dan beberapa tempat lain, anak-anak muda jadi petani dan penghasilannya banyak. Mereka bisa kaya dari bertani. Ini tugas kita, kaderisasi,” katanya.

Ia menilai kehadiran kepala daerah, baik bupati maupun wali kota, sebagai ketua HKTI di daerah menjadi peluang strategis untuk memperkuat gerakan tersebut. Dengan dukungan pemerintah daerah, program regenerasi petani diharapkan bisa lebih nyata dan menyentuh langsung kelompok tani di lapangan. Selain regenerasi, Sekjen HKTI juga menekankan peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam melakukan advokasi terhadap petani. Advokasi itu tidak hanya berupa masukan kebijakan, tetapi juga pendampingan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani.

“HKTI harus menjadi kelompok yang melakukan advokasi terhadap petani. Advokasi dalam bentuk kebijakan, maupun pendampingan terhadap masalah-masalah yang dihadapi petani,” tutupnya

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Edi Uji Tanding dengan Master Nasional Arief Rahman
Sarawak Undang Pontianak Ikuti Borneo International Halal Showcase
Pontianak Daerah ke-3 di Indonesia Terapkan Penaburan Eco Enzyme
Imbauan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Peringati Hari Berkabung Daerah
Deklarasi Damai Jadi Komitmen Bersama Wujudkan Pilkades Kondusif di Kapuas Hulu
Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah
APIMSA dan Pemprov Kalbar Kupas Tuntas PP 20/2026, Tegaskan Pajak UMKM 0,5 Persen Tetap Berlaku
Vital Strategies Dukung Pontianak Jadi Percontohan Pengendalian Tembakau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:00 WIB

Wako Edi Uji Tanding dengan Master Nasional Arief Rahman

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:56 WIB

Sarawak Undang Pontianak Ikuti Borneo International Halal Showcase

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:53 WIB

Pontianak Daerah ke-3 di Indonesia Terapkan Penaburan Eco Enzyme

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:49 WIB

Imbauan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Peringati Hari Berkabung Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:51 WIB

Deklarasi Damai Jadi Komitmen Bersama Wujudkan Pilkades Kondusif di Kapuas Hulu

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menjajal kemampuan bermain catur dalam laga uji tanding bersama Master Nasional Arief Rahman di Elaia Coffee & Eatery

Info Kalbar/Pontianak

Wako Edi Uji Tanding dengan Master Nasional Arief Rahman

Minggu, 28 Jun 2026 - 02:00 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berbincang dengan rombongan dari Sarawak.

Info Kalbar/Pontianak

Sarawak Undang Pontianak Ikuti Borneo International Halal Showcase

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:56 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyemprotkan cairan eco enzyme secara simbolis ke parit depan Kantor Terpadu Jalan Alianyang.

Info Kalbar/Pontianak

Pontianak Daerah ke-3 di Indonesia Terapkan Penaburan Eco Enzyme

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:53 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau pengibaran bendera setengah tiang pada peringatan Hari Berkabung Daerah 28 Juni mendatang

Info Kalbar/Pontianak

Imbauan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Peringati Hari Berkabung Daerah

Minggu, 28 Jun 2026 - 01:49 WIB