Merayakan Kulminasi Matahari di Hari yang Fitri

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama para siswa SD ikut mendirikan telur pada momen Kulminasi Matahari.

i

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama para siswa SD ikut mendirikan telur pada momen Kulminasi Matahari.

KLIKAMPUS – Pontianak, Peristiwa matahari berkulminasi di Tugu Khatulistiwa menjadi momentum istimewa di tengah suasana Idulfitri 1447 Hijriyah di Kota Pontianak. Fenomena alam yang terjadi dua kali dalam setahun, yakni antara tanggal 21–23 Maret dan 21–23 September, diperingati sebagai hari tanpa bayangan karena saat mendekati tengah hari, matahari tepat berada di atas objek yang ada di kawasan Tugu Khatulistiwa sehingga menyebabkan bayangan itu seolah tidak ada.

Peringatan ini juga membuat antusias para siswa sekolah dasar dalam menyaksikan kulminasi matahari. Bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta tamu undangan, mereka mencoba mendirikan telur secara tegak. Beberapa anak yang berhasil, bersorak gembira karena jerih payahnya. Namun sebagian anak terus mencoba mendirikan telur dengan berbagai cara.

Robby, seorang traveller dan konten kreator asal Swiss yang menyaksikan fenomena tersebut mengaku terkesan dengan peristiwa kulminasi matahari di Pontianak. Pemilik kanal YouTube ‘Robby 3 Wheels’ itu mengatakan, fenomena ini merupakan pengalaman unik yang jarang ditemukan di negara lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini pengalaman yang luar biasa. Saya belum pernah melihat fenomena seperti ini sebelumnya. Saat bayangan benar-benar hampir hilang, itu sangat menakjubkan,” ungkapnya.

Ia juga menilai, peringatan kulminasi matahari di memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Menurutnya, dengan pengemasan yang menarik dan promosi yang tepat, fenomena ini dapat menjadi daya tarik wisata unggulan yang mendunia.

Baca Juga:  Usulkan Rusun Baru di Nipah Kuning Dalam dan Gang Semut Pemkot Dukung Program 3 Juta Rumah

“Saya yakin jika event ini terus dipromosikan secara luas, ini akan menjadi daya tarik bagi orang-orang di luar sana,” tutur traveller yang mengendarai sepeda motor tipe sespan ini.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa peristiwa kulminasi yang terjadi pada 23 Maret 2026 menjadi bagian dari fenomena alam yang rutin terjadi di Kota Pontianak. Ia menjelaskan, pada tanggal 21 hingga 23 Maret terjadi titik kulminasi.

“Tahun ini menjadi momen yang istimewa karena bertepatan dengan bulan Syawal 1447 Hijriyah dan masih dalam suasana lebaran,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan peringatan kulminasi matahari merupakan agenda rutin tahunan yang telah ditetapkan untuk dilaksanakan pada bulan Maret dan September. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena tersebut terjadi secara berkala dan menjadi bagian dari karakteristik alam di Kota Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya untuk berinovasi dan kreatif dalam menghadirkan hal-hal baru, terutama yang berkaitan dengan fenomena alam.

“Peristiwa ini menjadi ciri khas Kota Pontianak dan tidak ditemukan di daerah lain. Oleh karena itu, peringatannya akan terus dilaksanakan secara berulang setiap tahunnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak
Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum
Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial
Pelabuhan Dwikora Lengang, Pelindo Pastikan Distribusi Barang di Kalbar Lancar
Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan
ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC
Sekda Tekankan ASN Harus Mampu Bekerja secara Tim
Retret ASN Kalbar Disorot, Sekda Harisson Tegaskan Tak Langgar Aturan: Ini Fakta Pergeseran Anggaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:48 WIB

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 April 2026 - 00:44 WIB

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 April 2026 - 00:40 WIB

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 04:39 WIB

Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan

Selasa, 7 April 2026 - 04:36 WIB

ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan.

Info Kalbar/Pontianak

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:48 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyematkan Lencana Kejuangan 45 kepada Tokoh Pejuang Angkatan 45 Alm. H. A. Achmad Noor yang diwakilkan kepada putra almarhum, H Boy Mirza Noor

Info Kalbar/Pontianak

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:44 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama pengurus Yayasan Rumah Bunda Mulia Wilayah Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:40 WIB