RSUD Dr. Soedarso Luncurkan Perdana Fellowship Kardiologi Intervensi di Kalimantan, Tingkatkan SDM Dokter Jantung Daerah

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan Fellowship Kardiologi Intervensi dan Proctorship Chronic Total Occlusion (CTO) di RSUD Dr.Soedarso

i

Pendidikan Fellowship Kardiologi Intervensi dan Proctorship Chronic Total Occlusion (CTO) di RSUD Dr.Soedarso

KLIKAMPUS – Pontianak, RSUD Dr. Soedarso resmi meluncurkan Pendidikan Fellowship Kardiologi Intervensi dan Proctorship Chronic Total Occlusion (CTO) yang berlangsung selama dua hari, 13 hingga 14 Februari 2026. Program ini menjadi yang pertama digelar di Kalimantan dan menandai langkah besar peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dokter jantung di daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI), Dr. Sodiqur Rifqi, yang menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan intervensi jantung di Indonesia.

Direktur RSUD Dr. Soedarso, drg. Harry Agung Tjahyadi, M.Kes, menyampaikan bahwa fellowship ini merupakan bentuk peran aktif rumah sakit daerah dalam mendukung program prioritas nasional Kementerian Kesehatan, yakni Kanker, Jantung, Stroke, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSIK).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan fellowship intervensi dokter jantung pertama di Kalimantan. Rumah sakit daerah tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga mengambil peran dalam mendidik dokter spesialis jantung yang melanjutkan melalui fellowship. Ini bagian dari upaya meningkatkan mutu dan pemerataan layanan, bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga hingga kabupaten dan kota,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan alat kesehatan seperti catheterization laboratory (cathlab) ke berbagai daerah. Namun, kesiapan SDM menjadi tantangan utama. Karena itu, RSUD Dr. Soedarso dipercaya menyelenggarakan fellowship guna menyiapkan tenaga konsultan intervensi yang nantinya dapat membantu rumah sakit di kabupaten/kota.

Ia menegaskan, Kalimantan Barat kini naik level, tidak hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga pusat pendidikan spesialis jantung pertama di Kalimantan. Dengan demikian, kontribusi Kalbar terhadap peningkatan mutu layanan kardiovaskular nasional semakin signifikan.

Baca Juga:  Jaga Kesehatan Mulut Selama Puasa, Gusi Berdarah Perlu Diwaspadai

Ketua PIKI, Dr. Sodiqur Rifqi, Sp.JP(K) menjelaskan bahwa dalam bidang CTO, tindakan yang dilakukan adalah membuka pembuluh darah jantung yang tersumbat total untuk kemudian dipasang ring tanpa harus melalui operasi besar seperti metode lama.

“PIKI fokus pada pendidikan dan pengembangan mutu. Jika Kementerian Kesehatan memperluas akses layanan, maka kami memastikan kualitasnya meningkat. Ini sinergi yang sangat baik. CTO merupakan tindakan kompleks untuk membuka sumbatan total pembuluh darah, yang dulu harus melalui operasi. Dengan teknik intervensi modern, harapannya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Pontianak dan Kalbar,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Infan Kataren menyampaikan bahwa program fellowship ini berlangsung selama satu tahun dengan peserta perdana satu orang dokter spesialis jantung dari RSUD Dr. Soedarso.

Menurutnya, sejak memiliki fasilitas cathlab pada 2019 dan didukung tiga dokter spesialis jantung, RSUD Dr. Soedarso terus memperkuat kapasitas layanan intervensi. Namun, keberadaan alat tanpa kesiapan SDM tidak akan optimal.

“Program Kemenkes sudah memberikan alat cathlab, tetapi dokter harus siap mengoperasikannya. Karena itu, Sudarso memiliki tanggung jawab mendidik dokter agar memiliki keahlian yang sama, terutama untuk ditempatkan di kabupaten/kota. Kita tidak bisa terus bergantung pada pusat, sementara kebutuhan SDM sangat terbatas,” ungkapnya.

Dengan peluncuran fellowship ini, RSUD Dr. Soedarso tidak hanya berperan sebagai pusat rujukan layanan jantung, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan peningkatan kompetensi dokter intervensi jantung di Kalimantan Barat. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak besar terhadap pemerataan layanan kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kalbar.

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Cukup Diet, Obat Kolesterol Bantu Normalkan LDL dan HDL
RSUD Pontianak Utara Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepuasan Masyarakat
Hipertensi Jadi Kasus Penyakit Tertinggi di Pontianak
Jaga Kesehatan Mulut Selama Puasa, Gusi Berdarah Perlu Diwaspadai
Klinik Pratama Untan Hadirkan Paket Medical Check Up Home Care, Pemeriksaan Bisa di Rumah dan Kantor
Waspada Virus Nipah! Kenali Sejak Dini Sebagai Langkah Pencegahan
Timberland Medical Centre Hadirkan Layanan Medis Berstandar Internasional
RSUD SSMA Raih Penghargaan Layanan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:08 WIB

Tak Cukup Diet, Obat Kolesterol Bantu Normalkan LDL dan HDL

Kamis, 9 April 2026 - 07:05 WIB

RSUD Pontianak Utara Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepuasan Masyarakat

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:14 WIB

Hipertensi Jadi Kasus Penyakit Tertinggi di Pontianak

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:54 WIB

Jaga Kesehatan Mulut Selama Puasa, Gusi Berdarah Perlu Diwaspadai

Sabtu, 14 Februari 2026 - 01:47 WIB

RSUD Dr. Soedarso Luncurkan Perdana Fellowship Kardiologi Intervensi di Kalimantan, Tingkatkan SDM Dokter Jantung Daerah

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan.

Info Kalbar/Pontianak

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:48 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyematkan Lencana Kejuangan 45 kepada Tokoh Pejuang Angkatan 45 Alm. H. A. Achmad Noor yang diwakilkan kepada putra almarhum, H Boy Mirza Noor

Info Kalbar/Pontianak

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:44 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama pengurus Yayasan Rumah Bunda Mulia Wilayah Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:40 WIB