KLIKAMPUS – Pontianak, Di tengah tekanan dinamika ekonomi nasional serta ketatnya persaingan industri perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai institusi keuangan daerah yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Sepanjang tahun 2025, Bank Kalbar mencatatkan kinerja positif yang memperkuat posisinya sebagai bank kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menegaskan bahwa capaian kinerja tahun 2025 merupakan hasil kerja kolektif yang solid, strategi bisnis yang terarah, serta kepercayaan nasabah yang terus tumbuh.
“Capaian ini membuktikan bahwa Bank Kalbar tidak hanya mampu bertahan di tengah tantangan, tetapi juga terus melangkah maju dengan keyakinan dan optimisme yang kuat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data kinerja unaudited tahun 2025, total aset Bank Kalbar tercatat menembus Rp27,84 triliun, tumbuh 5,02 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp26,51 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan fondasi keuangan yang semakin kokoh serta ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), Bank Kalbar berhasil menghimpun dana sebesar Rp21,11 triliun atau tumbuh 3,73 persen dari Rp20,35 triliun pada tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik, sekaligus menegaskan peran Bank Kalbar sebagai mitra keuangan strategis masyarakat Kalimantan Barat.
Sementara itu, penyaluran kredit sepanjang tahun 2025 mencapai Rp18,07 triliun, tumbuh 7,18 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp16,86 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen Bank Kalbar dalam menjalankan fungsi intermediasi serta perannya dalam mendorong aktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kinerja positif juga tercermin dari perolehan laba yang meningkat signifikan. Pada tahun 2025, laba Bank Kalbar tercatat sebesar Rp522,99 miliar, tumbuh 7,66 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp485,80 miliar. Lonjakan laba ini menunjukkan efisiensi operasional, ketajaman strategi bisnis, serta disiplin pengelolaan risiko yang dijalankan secara konsisten.
Dari sisi permodalan, Bank Kalbar terus memperkuat struktur keuangannya. Hingga akhir 2025, modal inti tercatat sebesar Rp4,4 triliun, tumbuh 7,32 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp4,1 triliun. Penguatan modal inti ini menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan bank, meningkatkan kapasitas ekspansi, serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan permodalan yang berlaku.
Sejumlah rasio keuangan Bank Kalbar juga berada pada level sangat sehat. BOPO tercatat sebesar 69,64 persen yang mencerminkan efisiensi operasional yang kuat, LDR sebesar 85,59 persen menunjukkan fungsi intermediasi yang optimal, ROA sebesar 2,63 persen dan ROE sebesar 12,50 persen menandakan profitabilitas yang solid, serta NPL yang terjaga rendah di level 1,85 persen sebagai bukti kualitas kredit yang tetap prima. Sementara itu, rasio CASA mencapai 57,90 persen, menunjukkan struktur pendanaan yang semakin sehat dan kompetitif.
Tak hanya kinerja konvensional, Bank Kalbar Syariah juga mencatatkan pertumbuhan yang mengesankan sepanjang tahun 2025. Total aset meningkat signifikan menjadi Rp2,95 triliun atau tumbuh 14,34 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,58 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 15,09 persen menjadi Rp1,22 triliun dari sebelumnya Rp1,06 triliun.
Penyaluran pembiayaan Bank Kalbar Syariah tetap tumbuh sehat sebesar 4,14 persen menjadi Rp1,51 triliun dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,45 triliun. Sementara itu, laba mencatat lonjakan signifikan sebesar 34,24 persen menjadi Rp141,84 miliar. Kualitas pembiayaan juga terjaga sangat baik dengan NPF Gross di level rendah 0,58 persen.
Rokidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kinerja Bank Kalbar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota, regulator, nasabah setia, mitra kerja, serta seluruh insan Bank Kalbar yang telah bekerja dengan dedikasi, loyalitas, dan semangat juang luar biasa,” ungkapnya.
Dengan capaian tersebut, Bank Kalbar optimistis menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Kinerja 2025 menjadi fondasi kuat untuk terus tumbuh lebih besar, semakin solid, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Barat.
Editor : ian













