Edi Dorong POM Lestarikan Budaya Melayu Di Kota Pontianak

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

⁠Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri pelantikan dan rapat pimpinan POM se-Kalbar

i

⁠Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri pelantikan dan rapat pimpinan POM se-Kalbar

KLIKAMPUS – Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap peran Persatuan Orang Melayu (POM) dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Melayu sebagai identitas daerah, khususnya di tengah pesatnya pembangunan Kota Pontianak.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan dan rapat pimpinan POM se-Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (29/12/2025).

Edi menilai, selama lebih dari delapan tahun terakhir POM konsisten berkiprah dalam pelestarian budaya Melayu. Menurutnya, peran tersebut perlu terus diperkuat agar nilai-nilai budaya tidak tergerus modernisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai kota yang kita harapkan bermartabat dan beradab, Pontianak harus memiliki karakter budaya yang kuat. Budaya Melayu harus kita dukung dan gaungkan, terutama kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya menghadirkan simbol-simbol budaya Melayu dalam berbagai kegiatan, baik formal maupun non formal. Upaya tersebut dilakukan sejak usia dini hingga tingkat pendidikan menengah agar nilai budaya melekat dalam kehidupan masyarakat.

“Kalau sejak kecil anak-anak sudah terbiasa melihat dan merasakan budaya di lingkungannya, maka secara otomatis mereka akan tumbuh dengan karakter budaya yang kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi berharap POM tidak hanya berperan dalam pelestarian adat dan tradisi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif dalam pembangunan sosial masyarakat. Nilai-nilai Melayu yang menjunjung tinggi adab, komunikasi, toleransi, dan harmoni dinilai sejalan dengan semangat pembangunan Kota Pontianak.

“Orang Melayu dikenal sebagai masyarakat yang beradab dan mengedepankan musyawarah. Inilah yang harus terus kita hidupkan agar suasana kota tetap aman, sejuk, dan harmonis,” katanya.

Terkait wacana penggunaan tulisan Arab Melayu sebagai penamaan gang atau kawasan di Kota Pontianak, Edi menyatakan pada prinsipnya mendukung gagasan tersebut. Namun, menurutnya, perlu dilakukan kajian dan sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan dan maknanya.

“Seperti di Yogyakarta yang menggunakan aksara Jawa, ini bisa menjadi simbol dan ciri khas budaya daerah. Yang terpenting, masyarakat paham dan bisa menerimanya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkot Hapus Denda dan Sanksi Pajak Daerah hingga 30 November 2025

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) POM, Agus Setiadi, menjelaskan, pelantikan kepengurusan ini menjadi momentum awal untuk menjalankan sejumlah program strategis di bawah kepemimpinannya.

Agus menegaskan, ke depan POM akan merumuskan program-program baru yang akan dibahas secara khusus melalui rapat organisasi, termasuk program terobosan yang direncanakan mulai dijalankan pada tahun 2026.

“Prioritas utama kami adalah melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan organisasi. Ini menjadi langkah awal melalui perubahan secara menyeluruh di internal POM,” terangnya.

Selain penguatan internal, POM juga akan mendorong pelaksanaan program kebudayaan yang bersifat masif, salah satunya melalui penyelenggaraan Pekan Budaya Melayu. Kegiatan tersebut direncanakan tidak hanya digelar di Kota Pontianak, tetapi juga di seluruh kabupaten dan kota se-Kalbar.

Menurut Agus, dalam pelaksanaan berbagai program tersebut, POM akan membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar maupun pemerintah kabupaten/kota, menyesuaikan dengan skala kegiatan yang dilaksanakan, baik lokal, regional, hingga nasional.

Ia mengungkapkan, salah satu agenda besar yang tengah dirancang adalah penyelenggaraan event Melayu Borneo berskala nasional. Kegiatan ini direncanakan akan melibatkan negara-negara di Pulau Borneo sebagai upaya memperkuat dan meneguhkan identitas Melayu Borneo.

“Event seperti ini belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Karena itu, kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia berharap ke depan POM semakin diterima oleh masyarakat luas dan mendapat dukungan berbagai pihak dalam upaya merawat budaya serta menjaga adat Melayu. Selain itu, POM juga akan bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, kesultanan, dan kerajaan untuk mendorong penguatan serta penerapan hukum adat Melayu di Kalbar.

“Ini menjadi hal yang sangat urgen, karena aspirasi dari masyarakat di tingkat bawah terus menguat terkait pentingnya penguatan hukum adat Melayu,” pungkas Agus.***

Editor : ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel klikampus.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak
Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum
Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial
Pelabuhan Dwikora Lengang, Pelindo Pastikan Distribusi Barang di Kalbar Lancar
Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan
ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC
Sekda Tekankan ASN Harus Mampu Bekerja secara Tim
Retret ASN Kalbar Disorot, Sekda Harisson Tegaskan Tak Langgar Aturan: Ini Fakta Pergeseran Anggaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:48 WIB

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 April 2026 - 00:44 WIB

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 April 2026 - 00:40 WIB

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 04:39 WIB

Dorong Partisipasi Warga Bayar Pajak Daerah lewat Layanan Golatan

Selasa, 7 April 2026 - 04:36 WIB

ASN Perlu Kuasai Teknik dan Etika MC

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan.

Info Kalbar/Pontianak

63 Pahlawan Kemanusiaan Terima Penghargaan dari PMI Pontianak

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:48 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyematkan Lencana Kejuangan 45 kepada Tokoh Pejuang Angkatan 45 Alm. H. A. Achmad Noor yang diwakilkan kepada putra almarhum, H Boy Mirza Noor

Info Kalbar/Pontianak

Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:44 WIB

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama pengurus Yayasan Rumah Bunda Mulia Wilayah Kalbar.

Info Kalbar/Pontianak

Launching RBM Kalbar, Pemkot Siap Bersinergi Dukung Program Sosial

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:40 WIB